Acuhkan Trump - The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga

Bank sentral Amerika Serikat (AS) siap menaikkan suku bunga lagi jika ekonomi tetap sehat.

Acuhkan Trump - The Fed Bakal Naikkan Suku Bunga
AFP/Win McNamee
Presiden AS Donald J. Trump tersenyum saat pidato kenegaraan di majelis Dewan Perwakilan Rakyat AS, di Washington DC, Selasa (30/1/2018). 

TRIBUNBATAM.id - Bank sentral Amerika Serikat (AS) siap menaikkan suku bunga lagi jika ekonomi tetap sehat. Hal ini tercatat dalam notulen rapat Federal Reserve terbaru.

"Banyak partisipan rapat menyarankan bahwa jika data mendukung outlook ekonomi, sudah pantas jika bank sentral mengambil langkah lebih lajut untuk menarik kebijakan akomodasi," ungkap catatan rapat Federal Open Market Committee pada 31 Juli-1 Agustus yang dikutip Bloomberg sebagaimana ditulis Kontan.co.id Kamis (23/8/2018).

Notulen ini menyebut, kenaikan suku bunga dilakukan secara bertahap hingga tercapai target suku bunga akan konsisten dengan ekspansi berkelanjutan aktivitas ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat serta inflasi yang hampir mencapai target 2 persen di jangka menengah.

Banyak pejabat bank sentral mengungkapkan sudah layak bank sentral mengubah kebijakan moneter dalam tempo yang tidak terlalu lama lagi. Sinyal kenaikan suku bunga dari The Fed ini makin jelas meski Presiden AS Donald Trump kemarin mengatakan tidak ingin suku bunga AS yang terlalu tinggi.

Sejak Desember 2015, bank sentral AS sudah menaikkan suku bunga sebanyak tujuh kali, masing-masing 25 basis point. Jumat ini, Gubernur The Fed Jerome Powell kemungkinan akan memberikan sinyal outlook kebijakan moneter pada pertemuan tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming.

Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyataan tidak sepakat dengan keputusan bank sentral AS, Federal Reserve untuk kembali meningkatkan suku bunga.

Baca: The Fed Akan Naikkan Suku Bunga. Ini Reaksi Donald Trump

Baca: The Fed Naikkan Suku Bunga 25 Poin, Ini Kata Dirut BEI

Dikutip melalui CNBC, Trump mengatakan seharusnya setiap kebijakan yang dilakukan The Fed bersifat mendukung kemajuan Amerika Serikat. "The Fed seharusnya melakukan apa yang baik untuk negara," ujarnya, Senin (20/8/2018).

Trump pun menyatakan, jika The Fed kembali menaikkan suku bunga, maka pihaknya juga akan kembali mengritisi kebijakan tersebut. "Saya tidak senang dengan dia (Pimpinan The Fed Jerome Powell) menaikkan suku bunga. Tidak, saya tidak suka," lanjut dia.(*)

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved