Bukan Kecelakaan Murni, Ini Penyebab Pengemudi Mercy Tabrak Pemotor di Jalan hingga Tewas

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli, menegaskan, kasus tersebut murni merupakan tindak pidana dan bukan sekedar kecelakaan lalu lintas.

Bukan Kecelakaan Murni, Ini Penyebab Pengemudi Mercy Tabrak Pemotor di Jalan hingga Tewas
TRIBUN SOLO
Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli (kanan), dalam rilis perkara di Mapolresta Solo, Rabu (22/8/2018) malam. 

TRIBUNBATAM.id, SOLO - Satreskrim Polresta Solo Rabu (22/8/2018) malam menetapkan pengemudi yang juga pemilik mobil Marcedes Benz Nopol AD 888 QQ, berinisial IA (40), menjadi tersangka.

Dia diduga melakukan penganiayaan sehingga menyebabkan meninggalnya Eko Prasetio (28), pengendara Honda Beat Nopol AD 5435 OH.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Fadli, menegaskan, kasus tersebut murni merupakan tindak pidana dan bukan sekedar kecelakaan lalu lintas.

Demikian katanya berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan seusai kecelakaan terjadi di Jl KS Tubun, timur Mapolresta Solo, pada Rabu (22/8/2018) siang.

"Kasus ini bukan laka lantas, tetapi kasus pidana murni karena pelaku sengaja menabrak korban dari belakang," ucap dia dalam rilis kasus di Mapolresta Solo, Rabu (22/8/2018) malam.

Baca: Gara-gara Terhalang, Pengemudi Mercy Diduga Sengaja Tabrak Pemotor hingga Tewas

Baca: Resep Daging Kambing Masak Santan Manis. Cobain Yuk!

Baca: WOW! Begini Kehidupan Mewah 2 Anjing Milik Cucu Konglomerat Richard Muljadi

Ia menyebut bahwa pengemudi mobil sedan pabrikan Jerman itu sebelumnya terlibat cekcok dengan korban

Hingga akhirnya berujung dugaan penabrakan motor dari belakang oleh IA.

Lalu, dengan adanya status tersangka yang disandang IA, maka warga Jaten, Karanganyar, itu resmi ditahan Mapolresta Solo.

"Sudah kami tetapkan sebagai tersangka, satu orang berinisial IA," katanya.

"Dan langsung kami tahan," ujar Kasatreskrim.

Selanjutnya polisi menjerat IA dengan Pasal 338 juncto 351 ayat 3 tentang Penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Tersangka terancam hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

IA diketahui merupakan pengusaha dari Kabupaten Karanganyar, yaitu pemilik pabrik cat. (*)

*Artikel ini juga tayang di Tribun Solo dengan judul: Sopir Mercy Ini Diduga Sengaja Tabrak Pengendara Honda Beat hingga Tewas di Samping Mapolresta Solo

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help