Cadangan Minyak Terungkap, Saudi Batalkan Penjualan Saham Aramco. Ini Bocorannya

Arab Saudi batalkan rencana penjualan saham perdana (IPO) raksasa minyak Aramco. Inilah alasan di baliknya

Cadangan Minyak Terungkap, Saudi Batalkan Penjualan Saham Aramco. Ini Bocorannya
via kontan.co.id
Ilustrasi kilang minyak Saudi Aramco 

Diprediksi, lebih banyak bank yang akan diumumkan terlibat dalam IPO ini. Akan tetapi tidak ada bookrunners yang ditunjuk secara resmi meskipun sudah banyak bank yang mengikuti proses pitching IPO.

Pengacara, bankir, dan auditor semuanya penting dalam menyusun prospektus. Ini merupakan dokumen formal yang memberikan rincian penting tentang perusahaan.

"Pesan yang diberikan kepada kami adalah bahwa IPO telah dibatalkan untuk masa mendatang," kata salah satu sumber, yang merupakan penasihat keuangan senior.

Ilustrasi kilang minyak Saudi Aramco
Ilustrasi kilang minyak Saudi Aramco (via kontan.co.id)

"Bahkan float lokal di Bursa Efek Tadawul telah ditangguhkan," sumber itu menambahkan.

Dalam laporan keuangan perusahaan yang dirilis pada Agustus 2017 lalu, Menteri Energi Saudi dan Direktur Pimpinan Aramco Khalid Al Falih mengatakan Aramco terus mempersiapkan diri untuk IPO. "IPO merupakan peristiwa penting perusahaan dan dewannya mengantisipasi dengan rasa gembira," kata Al Falih.

Sumber lain juga bilang: "Aramco memiliki anggaran yang digunakan untuk membayar penasihat hingga akhir Juni. Ini belum diperbarui."

Sementara itu, seorang pejabat senior industri minyak lainnya mengatakan, tim penasihat IPO masih disiagakan. "IPO belum secara resmi dibatalkan, tetapi kemungkinan IPO tidak terjadi sama sekali lebih besar dari pada IPO berlanjut."

Sumber Reuters lainnya juga mengatakan, selain valuasi, ketidaksepakatan di antara para pejabat Saudi dan penasihat mereka tentang pemilihan tempat pelaksanaan di bursa internasional telah memperlambat persiapan IPO. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved