VIRAL Power of Emak-emak! Supir Bus Lambat, Metty Purba Ambil Alih Minibus ke Bandara Kualanamu

Novita Metty Purba nekat mengambil-alih minibus Paradep jurusan Kota Pematangsiantar menuju Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

VIRAL Power of Emak-emak! Supir Bus Lambat, Metty Purba Ambil Alih Minibus ke Bandara Kualanamu
Tribun Medan
Novita Metty Purba, emak-emak yang mengambil-alih minibus Paradep Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, karena menilai supir bus tidak on time. 

Ia menilai pernyataan Riki di video kurang benar.

Ia menjelaskan kronologis kejadian mengambil alih setir bus terjadi di Kota Tebingtinggi.

Saat itu, ada penumpang yang ingin naik.

Bus sempat berhenti lama di kota itu karena supir curiga ada penumpang gelap tanpa tiket.

Namun, ada seorang penumpang yang sedang sedih untuk mengejar waktu keberangkatan pesawat pukul 08.00 pagi.

Metty merasa sebal dan sedih melihat ibu tersebut langsung mengemudikan bus itu.

"Saya bawa bus itu sampai ke Bandara Kualanamu. Supirnya ngikut-ngikut dari belakang. Sampai di bandara, saya tinggalkan kunci di loket,"ujarnya.

"Saya kasihan melihat ibu itu yang nangis sedang berkabung. Padahal saat itu sudah pukul 06.30 di Tebingtinggi. Makanya, saya langsung bertindak," katanya.

Berikut postingan aslinya:

Sebenarnya hari ini kubuka dengan sukacita, bangun jam 3 karena janji dijemput 3.30 oleh paradep yg katanya akan berangkat dr loketnya jam 4, su semangat dan segar.

Setelah sampai di loket sy msh nunggu, stngh 5 sy tanya knp blm berangkat, katanya penumpang belum cukup hadeeeh.....

Masih sabar, duduk lagi, sambil mendengarkan cerita 2 orang ibu yg kulihat sudah mulai gelisah dan merepet2 (mereka ke jkt krn bapaknya meninggal disana kemarin sore), rupanya mereka sudah sejak jam 3 di loket menunggu, lebih awal dariku.

Jam 5.10 penumpang disuruh naik, tp sudah duduk didalam mobil ada 15 menitpun blm ada tanda2 mobil mau jalan.

Si ibu yg lg kemalangan tadi sampe turun lg ke loket marah2, tiketku jam 8 katanya, bapakku mati, klu sampe hangus tiketku kutuntut kalian 1000x bayar katanya..... 

Kasihan juga sih, klu 2,5 jam lg pesawatnya berangkat, sementara kami masih di siantar.

Akhirnya 5.20 kami berangkat, dan sy lihat supirnya seperti baru bangun tidur (pasti mandipun tidaklah itu ya)

Jam 6.10 kami sampai di Tebing, ada seorang penumpang mau naik, kami bingung, mau duduk dimana lagi, sementara semua kursi sdh berisi.

Si supir nanya ke kami, mana tiket katanya, ada penumpang gelap ini krn dr siantar kursi harusnya kosong 1 katanya, ada penumpang naik di tebing 1 katanya.

Si gadis yg mau naik tadi juga ribut krn pengen naik juga, dan merasa benar, sy dgn kalem bilang : dek, naik aja, duduk di koper, yg penting nyampe kualanamu.

Eh dia gak mau, malah marah2. Sementara si ibu tadi (ternyata borneng/jadi ingat adekku Diana Nainggolan) sudah nangis2, terlambatlah kami katanya, hanguslah tiket kami katanya.

Seorang bpk turun bilang ke supir, berangkatlah kita dek, biarlah adek ini loket yg urus katanya, si supir gak mau juga, si gadis pun malah marah2, ngancam ke supir, klu kau tinggalkan aku, awas kau katanya. 

Sy pun turun, sy bilang, dek, ayoklah berangkat, ini penumpang ada yg tiket pesawatnya jam 8, waktunya sdh mepet x sy bilang.

Naiklah kalian semua, biar kubereskan dulu ini katanya. Sudah kesal juga sy lihatnya, trs sy bilang ke supirnya, klu kamu gak mau bawa, sy yg bawa mobilnya ya, sy bilang (krn sy tau mesin mobil dalam keadaan hidup).

Terserah ibu, bawaklah katanya dgn suara keras!! Oh....sy pun lsg naik ke kursi supir, santai... kubawa mobilnya, EGP kan? Dari spion kulihat supirnya ngejar2, haaahaaaa........nakal juga daku ya???

Semua penumpang tepuk tangan dan ketewa2, gak takut ibu kata mereka, knp takut sy bilang, terus nanti mobilnya gimana bu kata mereka, kita parkir aja disana, kuncinya kasi ke loket yg di kualanamu sy bilang.

Nanti ibu dituntut kata ibu2 borneng tadi. Kita juga bisa nuntut klu tiket pesawat kita hangus sy bilang.

Ibu borneng yg tadinya sdh nangis, jadinya ketawa dia terbahak2. Dan itu sudah jam 6.35, kami sampai di knia jam 7. 25.

Yg serunya, penumpang pada ngasi uang, ada yg 5 rb, 10 rb dan 20 rb ke bangku depan mobil, uang apa ini sy bilang, uang tol ibu kata mereka haaaaahaaa.......luar biasa ya.... 

Semua penumpang kuturunkan di terminal keberangkatan, mobil kuparkir aja diatas, sy chek in, dan keluar lg turun kebawah ngantar kunci mobil ke loket paradep sambil kasi sedikit keterangan. Mereka semua bengong.... 

Setelah duduk tenang di sebuah resto, sy berdoa semoga si borneng tadi tidak terlambat dan ketinggalan pesawatnya, dan semoga Tuhan mengampunkan sy karena nekad tadi. Bagaimanapun, kubersyukur kami selamat, kupertaruhkan keselamatan kami yg 12 orang bukan???

Jadi teringat sama adekku Rospita Sitorus, yg pernah kami bawa taxi nice dr medan, krn supirnya ngantuk, dan pernah juga kubawa mobil paradep karena kulihat supirnya sdh sedikit mabuk.

Ah......ada-ada aja ya, di zaman canggih gini, masih banyak juga orang yg belum bisa bertanggung jawab dan menghargai waktu, tugas dan nyawa.

Kelucuan juga kekesalan pagi tadi sudah berlalu, begitulah secuil cerita kehidupan pagi ini. Always smile ya 

Semangat pagi semuanya, selamat buat sahabat yg merayakan idul adha.....
sehat dan sukses ya sahabat2ku.

Respon Pihak Paradep 

Aksi nekat Metty Purba mendapatkan respon dari pemilik pengangkutan umum Paradep Taxi.

Paradep mengatakan, pihaknya akan melaporkan Metty ke Polres Siantar. Ia telah berbincang dengan supirnya Riki Manik agar dilaporkan.

"Iya, supir kita yang mau melaporkan. Semua jawaban ada sama supir," katanya via seluler, Kamis (23/8/2018).

Alasan melaporkan, kata Paradep, Metty melakukan tindakan membawa kabur bus dan aksinya itu juga dapat membahayakan penumpang .

"Kenapa supir itu ditinggalkan. Yang dia bawa kan nyawa. Kalau kejadian (kecelakaan) gimana?" katanya.

Tentang tidak on time-nya supir bus, Paradep mengatakan itu hal wajar. Sebab, keberangkatan tidak pasti dengan jadwal tiket.

"Kan nggak mungkin dia pesan jam 4, nggak mungkin jam 4 berangkat. kita menunggu kawannya. Pesawat aja kita naik, nggak mungkin jam 6 terbang,"ujarnya.

"Itu urusan mereka naik pribadi dong (hangus tiket pesawat). Kalau takut hangus tiket pesawat. Kita sudah prediksi 3 jam ke bandara," tambahnya.

Ia juga membantah bahwa Metty memmbawa bus hingga ke Bandara Kualanamu. Menurut penuturan pihaknya, Metty hanya mengendarai bus mulai Tebingtinggi hingga Kampung Pon atau 5 kilometer.

Lalu, supir bernama Riki Manik yang mengejar dari belakang kembali membawa penumpang hingga Bandara Kualanamu. (tmy/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Inilah Sosok Novita Metty Purba yang Mengambil Alih Sopir Mini Bus Paradep, Bukan Orang Sembarangan, http://medan.tribunnews.com/2018/08/23/ternyata-inilah-sosok-novita-metty-purba-yang-mengambil-alih-sopir-mini-bus-paradep-ke-kualanamu?page=all.
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Abdi Tumanggor

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved