Bentrok Dua Desa di Kupang, Massa Saling Serang hingga Lima Orang Luka-luka

Bentrok antara warga Desa Oebelo dan warga Desa Tanah Merah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang kembali terjadi, Kamis (23/8/2018)

Bentrok Dua Desa di Kupang, Massa Saling Serang hingga Lima Orang Luka-luka
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana pengamanan di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, KUPANG-Bentrok antara warga Desa Oebelo dan warga Desa Tanah Merah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang kembali terjadi, Kamis (23/8/2018)

Paulus A Daud, Kepala Desa Oebelo ditemui POS-KUPANG.COM ditempat kejadian di kamp WNI Eks Timtim Oebelo mengatakan,

bentrok antarwarga dari dua desa tersebut terjadi sekira pukul 17.00 Wita.

Baca: Ada Dua Nama Calon Pengganti Sandiaga Uno Jabat Wagub DKI, Ini Bocoran Wakil Ketua DPRD Jakarta

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

Suasana pengamanan di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018)
Suasana pengamanan di Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Kamis (23/8/2018) (POS-KUPANG.COM/Gecio Viana)

Baca: Isu Pelengseran Presiden Amerika Menguat, Pendukung Trump Ancam Bakal Ada Pemberontakan

Baca: Inilah 5 Fakta Kasus Pungli SIM yang Menjerat Kapolres Kediri, Segini Setoran Punglinya Per Minggu

Ia menjelaskan, dari informasi yang didapatkannya terdapat lima orang korban dari bentrokan tersebut

yang terdiri atas tiga orang warga Desa Oebelo dan dua orang korban lainnya dari desa Tanah Merah.

"Ada yang bilang kena tembak senapan angin (korban dari Desa Oebelo) dan dua orang korban dari desa Tanah Merah bilangnya kena tembak pakai senapan angin," katanya.

Ia pun belum mengetahui kronologi persoalan tersebut secara rinci dan hanya mendengar kronologi masalah dari sejumlah warga.

Sementara itu, aparat gabungan dari TNI-POLRI nampak berjaga di kedua desa tersebut.

Pihak kepolisian menurunkan personil pengamanan dengan senjata lengkap.

Nampak beberapa mobil dalmas diparkir di depan gereja Emaus Oebelo.

Sementara itu sebagian aparat kepolisian juga berjaga di area kompleks WNI Eks Timtim yang merupakan tempat terjadinya bentrokan. (PosKupang)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved