Diduga Gunakan Uang Gratifikasi. Inilah Daftar Belanjaan Zumi Zola

Zumi Zola diduga menggunakan hasil gratifikasi itu untuk membiayai keperluan pribadi dan keluarganya. Diuraikan jaksa KPK dalam surat dakwaan

Diduga Gunakan Uang Gratifikasi. Inilah Daftar Belanjaan Zumi Zola
Zumi Zola mengenakan rompi tahanan KPK 

TRIBUNBATAM.id - Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola diduga menerima gratifikasi dari berbagai rekanan dan konsultan proyek infrastruktur di Pemerintah Provinsi Jambi.

Zumi diduga menggunakan hasil gratifikasi itu untuk membiayai keperluan pribadi dan keluarganya.

Hal itu diuraikan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam surat dakwaan terhadap Zumi Zola yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Baca: MotoGP Inggris - Jadwal Lengkap GP Inggris. Disebut Duel Honda vs Ducati, Bagaimana Valentino Rossi?

Baca: Jemaah Haji Asal Bintan Tiba di Batam 17 September, Kondisinya Sekarang di Tanah Suci Sehat-sehat

Baca: Berstatus Tersangka, KPU Belum Bisa Coret Nama Dorkas Sebagai Bacaleg. Ini Sebabnya

Menurut jaksa, ia menerima gratifikasi sebesar lebih dari Rp 40 miliar, menerima 177.000 dollar Amerika Serikat, dan 100.000 dollar Singapura.

Selain itu, Zumi juga diduga menerima 1 unit Toyota Alphard.

Berikut 19 kepentingan pribadi Zumi yang diduga dibiayai menggunakan uang hasil gratifikasi:

1. Uang sejumlah Rp 500 juta untuk membantu Zumi membiayai acara pisah sambut Muspida pada Mei 2016.

2. Uang sejumlah Rp 156 juta untuk membeli 10 hewan kurban atas nama Zumi pada Hari Raya Idul Adha, September 2016.

3. Uang tunai sebesar Rp 300 juta ke rekening biro perjalanan umrah di Bank Mandiri. Uang itu untuk biaya umrah Zumi dan keluarganya.

Baca: Lakalantas di Tanjungpinang, Seorang Pemotor Meninggal. Begini Kejadiannya

Baca: Resmi Ditahan, Begini Pengakuan Pelaku Pemukulan Remaja di Tol Jagorawi Pada Polisi

Baca: Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull Dilengserkan, Menkeu Scott Morrison Jabat PM Baru

4. Zumi melalui asistennya, Apif Firmansyah, meminta Arfan selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk membayar uang jahit pakaian yang akan digunakan untuk pelantikan pada 12 Februari 2016 sejumlah Rp 48 juta.

Halaman
123
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved