Pakai Helikopter dan Limosin, Ternyata Investasi Bodong. Polisi Thailand Buru 4 Warga Singapura

Kepolisian Thailand meminta Singapura untuk mengekstradisi empat warganya yang diyakini terlibat dalam investasi bodong Eagle Gates Group

Pakai Helikopter dan Limosin, Ternyata Investasi Bodong. Polisi Thailand Buru 4 Warga Singapura
The Nation
Acara grand launching mewah perusahaan investasi bodong Eagle Gates di Thailand. Thailand meminta otoritas Singapura menangkap dan mengekstradisi empat dalang penipuan ini. 

TRIBUNBATAM.id, BANGKOK - Investasi bodong yang sering membuat ribuan orang Indonesia, menjerit ternyata juga membuat heboh Thailand.

Bahkan, untuk meyakinkan para korbannya, mereka menyajikan drama kemewahan di berbagai acara, termasuk wawancara palsu dengan "CNN".

Kepolisian Thailand meminta Singapura untuk mengekstradisi empat warganya yang diyakini terlibat dalam investasi bodong Eagle Gates Group.

Menurut kepolisian, investasi bodong menggunakan skema ponzi tersebut menimbulkan kerugian hingga 235 juta baht atau sekitar Rp 104, 7 miliar lebih dengan jumlah korban mencapai sekitar 250 investor.

Bahkan, jumlah kerugian korban diperkirakan mencapai 1 miliar bath atau sekitar Rp 445 miliar karena selain warga Thailand, The Eagle Gates diperkirakan juga menipu warga asing.

Satu orang warga negara Amerika Serikat bernama Derrick Mathew Keller ditahan oleh kepolisian karena diduga menjadi kaki tangan perusahaan tersebut.

Baca: Tipu 70 Ribu Orang via Investasi Bodong, Tiga Datuk Malaysia Diciduk. Kerugian Rp 3,5 Triliun

Baca: OJK Rilis Enam Investasi Bodong, termasuk Travel Umrah, Ini Daftarnya

Kolonel Polisi Songsak Raksaksakul, wakil kepala Departemen Investigasi Khusus (DSI) mengatakan, para korban terpikat untuk menanamkan uang mereka pada investasi bodong.

Otoritas Thailand meminta kerja sama pihak berwenang Singapura untuk mengekstradisi empat dalang penipuan yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Songsak mengatakan, Keller telah mengakui bahwa dirinya disewa oleh pemilik perusahaan tersebut sebagai "CEO" Eagle Gate untuk menipu investor di China, Hong Kong, Makau, Malaysia dan Thailand.

Halaman
123
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved