Bahayakah Jika Sering Gonta-ganti Bahan Bakar untuk Kendaraan Bermotor? Simak Penjelasan

Ganti bahan bakar terjadi pada kondisi tertentu, saat tangki kendaraan pada tingkat kritis, di SPBU hanya tersisa jenis BBM lain

Bahayakah Jika Sering Gonta-ganti Bahan Bakar untuk Kendaraan Bermotor? Simak Penjelasan
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas SPBU Pertamina di Kawasan Abdul Muis, Tanah Abang, Jakarta Pusat 

TRIBUNBATAM.id - Saat ini, SPBU menyediakan tiga bahan bakar untuk kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil adalah premium, pertalite dan pertamax.

Kebanyakan orang hanya cenderung menggunakan salah satu dari tiga jenis bahan bakar tersebut.

Namun, pada kondisi tertentu, ketika tangki kendaraan berada pada tingkat yang kritis, dan di SPBU hanya tersisa satu atau dua jenis saja, kita cenderung mengisi kendaraan kita dengan bahan bakar 'seadanya'.

Baca: Link Live Streaming Kevin/Marcus vs Ganda Malaysia, Minggu Sore Ini Pukul 17.00 WIB.

Baca: Tekan Impor BBM dan Bahan Kimia, Pemerintah ingin Hidupkan Lagi Kilang TPPI tapi Terkendala Utang

Baca: LUAR BIASA! Anthony Sinisuka Ginting Singkirkan Chen Long

Otomatis, hal itu akan menyebabkan percampuran bahan bakar antara sisa bahan bakar sebelumnya dengan jenis yang baru kita isikan pada kendaraan kita.

Misalnya sebelumnya diisi dengan pertalite, lalu karena kondisi terdesak harus mengisinya dengan premium.

Namun, ada pula orang yang gonta-ganti bahan bakar karena ingin mendapatkan formulasi oplosan bensin yang bagus.

Lantas, masih banyak orang mempertanyakan apakah hal itu aman untuk mesin kendaraan kita?

Dikutip dari Gridoto, Prof. Tri Yuswidjajanto Zaenuri, dosen teknik mesin ITB dan juga peneliti LAPI ITB mengatakan, sebaiknya kebiasaan campur bensin ditinggalkan karena mengundang harm effect.

Campuran Premium dengan Pertamax misalnya, akan mengurangi tingkat detergen yang ada di dalam bensin oplosan itu.

Kadar aditif dan detergennya rendah, deposit justru makin banyak.

Halaman
12
Editor: nandarson
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help