TANJUNGPINANG TERKINI

Kecelakaan Maut, Suara Tangisan Pecah, Korban Tewas Diketahui Seorang Santri

"Ya Allah. Dimana dia. Dimana. Dia Fauzan pak. Fauzan . Ya Allah. Ayok cepat," kata Sopian terisak tangis bernada gugup bersama beberapa keluarganya

Kecelakaan Maut, Suara Tangisan Pecah, Korban Tewas Diketahui Seorang Santri
TRIBUNBATAM/WAHIB WAFA
Keluarga korban tewas dalam kecelakaan maut saat berada di RSUP Kepri, Minggu (26/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG-Kecelakaan yang merenggut dua anak berumur 13 tahun dikunjungi keluarganya di Kamar jenazah RSUP Kepri.

Mereka datang dengan rasa duka. Terlihat bapak korban pengemudi motor tewas, Sopian tak kuasa menahan air mata setelah melihat anaknya terbujur kaku di meja kamar jenazah.

Korban seperti diketahui Bernama Fauzan. Mendengar perbincangan Keluarga dan pihak polisi lakalantas Polres Tanjungpinang, Fauzan merupakan salah seorang santri di pondok pesantren (Ponpes) Madani Bintan. Saat itu korban baru pulang dan hendak membeli sesuatu kebutuhan di Ponpes.

"Ya Allah. Dimana dia. Dimana. Dia Fauzan pak. Fauzan . Ya Allah. Ayok cepat," kata Sopian terisak tangis bernada gugup bersama beberapa keluarganya di RSUP Kepri Minggu (26/8/2018) sore.

Baca: VIDEO: Kecelakaan Maut di Tanjungpinang, Bus Lindas Pengendara Motor. 1 Orang Tewas Ditempat

Baca: Kecelakaan Maut, Bus Terus Jalan Usai Melindas Pengendara Motor

Baca: Kecelakaan Maut, Dua Kendaraan Sempat Bersenggolan, Langsung Jatuh Terlindas Bus

Kesedihan itu belum terhenti. Anggota keluarga bergantian keluar dari kamar jenazah. Mereka memastikan kalau memang dia adalah Keluarganyanya. Setelah mengetahui itu keluarga mereka, air mata tak terbendung. Isak tangis mewarnai kamar jenazah.

"Tadi dia memang dari rumah. Mau beli alat tulis atau apa. Dia sama kawanya. Kemungkinan kawan di Pesantren. Tapi kita tak kenal," ungkapnya.

Tak lama sore menjelang magrib jenazah Fauzan diantarkan ke Rumah duka Batu 8 atas kecamatan Tanjungpinang Timur. Korban Fauzan sendiri tewas tak lama berada di rumah sakit. Sementara satu korban belum diketahui identitasnya.(wfa)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help