Napi Lapas Jember Tewas Dikeroyok, Ternyata Pemicunya Masalah Ini

Selain dipicu hutang piutang, para tersangka menurut Kapolres juga mencurigai korban sebagai informan petugas lapas ketika ada apa-apa di dalam blok

Napi Lapas Jember Tewas Dikeroyok, Ternyata Pemicunya Masalah Ini
SURYAOnline/erwin wicaksono
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menunjukkan delapan tersangka di Polres Jember, Minggu (26/8/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, JEMBER-Polisi akhirnya menggungkap penyebab tewasnya Rahmat Andita (40) warga binaan alias napi lapas kelas II A Jember pada Jumat pagi terungkap.

Diduga kuat korban menjadi korban pengeroyokan.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengungkap telah menetapkan delapan orang tersangka turut bertanggung jawab atas kematian Rahmat Andita.

Mereka adalah Umar Said, Fajar Suwito, Buyono, Muhamad Ibrohim, Agus Sujarwo, Rosis Hamidi, Kiki Hidayat, dan Zainudin.

Baca: Bahayakah Sering Gonta-ganti Bahan Bakar Kendaraan? Begini Penjelasannya

Baca: Begini Aksi Artis K-Pop Super Junior saat Tiru Joget Dayung Jokowi di Asian Games 2018

Baca: Akhir Tragis Titin Sumarni, Artis Favorit Bung Karno. Ditemukan Sakit di Rumah Mucikari

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

“Empat tersangka sebagai pelaku utama, dan 4 tersangka lainnya berperan membantu,” ujar Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat dikonfirmasi di Polres Jember, Minggu (26/8/2018).

Kapolres mengatakan, motif para tersangka menganiaya korban hingga menyebabkan kematian korban, dipicu utang piutang, yang melibatkan korban dengan penghuni lapas di Blok B.

Korban sering berutang namun saat ditagih selalu janji dan tidak pernah menepatinya.

“Pemicu utama dari tersangka nekat melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian, karena korban sering berhutang kepada tersangka,

dan saat ditagih selalu bilang tarsok yaitu sebentar besok. Para tersangka merasa jengkel, kemudian melakukan penganiayaan kepada korban hingga meninggal,” papar Kapolres.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menunjukkan delapan tersangka di Polres Jember, Minggu (26/8/2018)
Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo saat menunjukkan delapan tersangka di Polres Jember, Minggu (26/8/2018) (SURYAOnline/erwin wicaksono)

Selain dipicu hutang piutang, para tersangka menurut Kapolres juga mencurigai korban sebagai informan petugas lapas ketika ada apa-apa di dalam blok.

Sehingga pada Kamis malam sekitar jam 21.00 beberapa tersangka menginterogasi korban.

Karena korban berbelit, ada salah satu tersangka yang mencekik korban dari belakang, kemudian tiga lainnya memukuli beberapa tubuh, perut, dan kepala. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help