Satu Direkturnya Hilang Tanpa Kabar, Saham Kasino di Asia Ini Anjlok 50 Persen

Harga sahamnya nyaris anjlok 50 persen di Hong Kong setelah perusahaan mengumumkan tidak berhasil menghubungi sang direktur

Satu Direkturnya Hilang Tanpa Kabar, Saham Kasino di Asia Ini Anjlok 50 Persen
via kontan.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID-Mengutip MoneyCNN, Landing International Development memiliki salah satu kasino terbesar di Korea Selatan.

Sejak Kamis (23/8/2018) lalu, harga sahamnya nyaris anjlok 50 persen di Hong Kong setelah perusahaan mengumumkan pihaknya tidak berhasil menghubungi atau menemui Direktur Yang Zhihui.

"Landing tidak berharap, absennya (sementara) Yang akan berdampak secara material terhadap operasional bisnis harian dan kondisi keuangan," jelas perusahaan dalam keterbukaan informasi di Bursa Hong Kong.

Baca: Akhir Tragis Titin Sumarni, Artis Favorit Bung Karno. Ditemukan Sakit di Rumah Mucikari

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

Baca: Begini Aksi Artis K-Pop Super Junior saat Tiru Joget Dayung Jokowi di Asian Games 2018

Pemilik kasino dan hotel ini bukanlah pihak pertama yang melaporkan petingginya menghilang secara tiba-tiba.

Sebelumnya, salah satu perusahaan susu ternama China, Huishan Dairy, juga mengalami penurunan saham hingga 91 persen hanya dalam kurun waktu satu hari pada Maret tahun lalu, setelah gagal menghubungi Direktur Keuangan Ge Kun.

Sejumlah petinggi perusahaan China kerap hilang secara misterius dari Hong Kong dan China dalam beberapa tahun terakhir.

Ilustrasi
Ilustrasi (via kontan.co.id)

Sementara, harga saham Landing sudah anjlok sepanjang Agustus, setelah mengumumkan rencana mereka untuk membuka kasino kedua di Filipina mendapat serangan dari pemerintah setempat.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengkritik perjanjian sewa antara Landing dan partner lokalnya, Nayong Pilipino Foundation, di mana juru bicara pemerintah Filipina menyatakan kesepakatan itu sangat merugikan pemerintah.

Juru bicara tersebut juga menambahkan, Duterte memutuskan untuk memecat seluruh jajaran direksi dan manajemen Nayong Pilipino.

Pernyataan kepresidenan tersebut dikeluarkan pada 7 Agustus, selang 7 jam setelah Landing melakukan groundbreaking resort baru di Manila, yang direncanakan dibuka pada 2022.

Dalam keterbukaan informasi pada waktu itu, Landing menegaskan, pihaknya tetap berkomitmen untuk melanjutkan dengan konstruksi kasino.

"Sebagai informasi saja, penyewaan yang dilakukan adalah legal, sah dan dapat dilaksanakan," kata Landing. (*)

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved