ANMABAS TERKINI

Sering Dikunjungi Wisatawan, Kondisi Pelabuhan ini Memperhatikan

"Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Sudah seharusnya mendapatkan perbaikan," ujar Fadhil Hasan salahseorang warga Minggu (26/8/2018)

Sering Dikunjungi Wisatawan, Kondisi Pelabuhan ini Memperhatikan
tribun/septyanmuliarohman
Warga memancing di Pelabuhan Arung Hijau, Jumat (4/12/2015) 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pelabuhan Arung Hijau di Desa Tiangau Kecamatan Siantan Selatan kondisinya memprihatinkan. Pelabuhan yang sering digunakan oleh warga untuk memancing ikan ini, sudah berlubang pada sisi jalan menuju pelabuhan. Hal ini pun bertambah miris karena Arung Hijau itu sering didatangi wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

"Kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Sudah seharusnya mendapatkan perbaikan," ujar Fadhil Hasan salahseorang warga Minggu (26/8/2018).

‎Ia mengatakan, kerusakan di pelabuhan itu pun, menurutnya sudah terjadi sejak tahun 2012 kemarin. Usulan yang disampaikan dari desa ke Pemeritah Daerah melalui OPD terkait, menurutnya telah dilakukan meski sampai sekarang belum terealisasi. Padahal, estimasi untuk memperbaiki pelabuhan di Arung Hijau itu diprediksi hanya membutuhkan anggaran sebesar Rp 200 juta saja.

"Agak kurang elok rasanya kalau salah satu destinasi wisata di Anambas, tapi kondisi pelabuhannya memprihatinkan seperti itu. Orang yang datang ke Arung Hijau tak hanya untuk memancing. Ada juga yang datang untuk mengahbiskan waktu sore sambil meminum air kelapa dan melihat sunset. Kami berharap, perbaikan pelabuhan ini dapat direalisasikan pada tahun 2019 mendatang," ungkapnya.

Baca: Tiga Hari Dirawat Kondisi Akbar Mulai Membaik, Sibuk Main Mainan Pemberian Warga

Baca: Sempat Tarik Ulur, Akhirnya Gerjak Jalan Proklamsi di Tanjungpinang Tetap Digelar

Baca: Wakili Kepri, Wigo Berhasil Riah Juara Tourism & Mister Earth Indonesia 2018

Khermansyah Kepala Desa Tiangau mengaku sudah pernah menyampaikan mengenai kondisi pelabuhan ini melalui OPD terkait. Hanya saja, keterbatasan anggaran disampaikan perwakilan OPD kepada pihaknya sehingga perbaikan masih sukar untuk dilakukan.

"Kami sudah menyampaikan sejak tahun 2012 dan tahun 2013 ini. Hanya saja, dari OPD menyampaikan seperti itu sehingga masih sulit untuk diperbaiki," ungkapnya.(tyn)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help