Setelah Kritis Selama 5 Hari, Bocah 2 Tahun yang Dianiaya Ayah Tirinya Akhirnya Meninggal Dunia

AAP meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara sejak Rabu (22/8/2018)

Setelah Kritis Selama 5 Hari, Bocah 2 Tahun yang Dianiaya Ayah Tirinya Akhirnya Meninggal Dunia
Kompas.com/Didiet SW
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - AAP (2), bocah yang dianiaya ayah tirinya, AS (27), meninggal dunia, Minggu (26/8/2018).

AAP meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di RSUD Koja, Jakarta Utara sejak Rabu (22/8/2018).

"Inalillahi wa Inna ilaihi rojiun, telah meninggal dunia ananda Aqilla. Semoga Allah SWT menempatkannya di posisi yang terbaik," ujar anggota Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Fauziah yang mendampingi keluarga AAP melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Minggu siang.

Baca: Jangan Ketinggalan Pesan Doi, Begini Cara Mudah Buka WhatsApp Saat Layar Terkunci

Baca: Jadwal Siaran Langsung Bulutangkis Asian Games 2018. Live Indosiar. 6 Wakil Indonesia Main Hari Ini

Baca: MotoGP Inggris - Valentino Rossi Kesal Start dari Urutan ke 12 di GP Inggris

Fauziah mengatakan, AAP meninggal pukul 10.35 Wib di RSUD Koja. AAP meninggal setelah menjalani perawatan intensif sejak Rabu karena kondisinya yang kritis.

Sebelumnya, AAP (2), terbaring koma setelah dianiaya ayah tirinya di rumah kontrakan di Sukapura, Jakarta Utara, Rabu.

Sehari-hari AS bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara AKBP Febrinsyah mengatakan, penganiayaan dilakukan karena AS merasa tidak senang dengan kehadiran AAP di rumahnya.

AS menganiaya AAP dengan memukul kepala hingga tidak sadarkan diri.

Penganiyaan pernah dilakukan AS terhadap AAP pada 2017.

"Motifnya adalah karena tersangka tidak ingin kehadiran anak itu di rumah tersangka karena istri tersangka merupakan istri kedua," ujar Febriansyah di Mapolres Jakarta Utara, Jumat (24/8/2018).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bocah yang Dianiaya Ayah Tirinya Meninggal Dunia Setelah Kritis 5 Hari" 

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved