PEMILU 2019

BP Batam Terbitkan Surat Edaran Jaga Netralitas. Wajib Mengundurukan Diri Jika Jadi Caleg

Surat Edaran Nomor 36 Tahun 2018 itu, intinya tentang netralitas pegawai BP Batam pada penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang

BP Batam Terbitkan Surat Edaran Jaga Netralitas. Wajib Mengundurukan Diri Jika Jadi Caleg
Logo Pemilu 2019 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan pemilu presiden semakin dekat. Badan Pengusahaan (BP) Batam belum lama ini mengeluarkan surat edaran untuk internal BP Batam.

Surat itu ditujukan untuk pimpinan BP Batam, kepala hingga deputi V, termasuk para pejabat tingkat II dan pegawai BP Batam. Surat ditandatangani Deputi I BP Batam, Purwiyanto.

Surat Edaran Nomor 36 Tahun 2018 itu, intinya tentang netralitas pegawai BP Batam pada penyelenggaraan pemilihan legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden, 2019 mendatang.

Beberapa poin dalam surat edaran tersebut, seperti pegawai BP Batam tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan siapapun.

Pegawai BP Batam wajib menyatakan mengundurkan diri secara tertulis, sejak ditetapkan sebagai calon peserta pemilihan legislatif. Dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu caleg, capres dan cawapres.

Pegawai BP Batam juga dilarang memberikan dukungan kepada caleg, capres atau cawapres dengan cara memberikan surat dukungan disertai surat fotokopi KTP atau surat keterangan KTP. Ataupun ikut kegiatan kampanye, menggunakan fasilitas yang berkaitan dengan jabatan di BP Batam dan beberapa imbauan lainnya.

Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan membenarkan adanya surat edaran tersebut. "Ini imbauan untuk internal BP Batam. Tujuannya untuk menjaga netralitas dalam pemilu," kata Taofan, Selasa (28/8).

Jikapun ingin terlibat sebagai calon peserta pemilihan legislatif, sebagaimana surat edaran tersebut, pejabat atau pegawai tersebut mesti mengundurkan diri.

"Kalaupun mau ikut, jangan instansi ini dibawa-bawa. Tapi hingga saat ini, belum ada pejabat atau pegawai BP yang ikut menjadi peserta," ujarnya.

Lebih lanjut, Taofan mengajak semua pegawai BP Batam menaati surat edaran tersebut. Jika ada yang melanggar, akan diberikan sanksi. Mulai dari teguran, pemberian surat peringatan dan lainnya. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved