Hoaks Pesan Berantai Pekerja Bisa Tarik Rp 21 Juta dari BPJS. Awas! Data Anda Tersedot

Heboh pesan berantai bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tengah mewabah di kalangan pekerja.

Hoaks Pesan Berantai Pekerja Bisa Tarik Rp 21 Juta dari BPJS. Awas! Data Anda Tersedot
KONTAN
ILUSTRASI. hoax BPJS 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Heboh pesan berantai bagi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tengah mewabah di kalangan pekerja.

Pesan broadcast yang viral tersebut menjanjikan uang untuk karyawan Rp 21 juta untuk karyawan dengan masa kerja tahun 1990-2018.

Baca: Viral Pesan Berantai Pemberian Uang Rp 21 Juta Bagi Karyawan, Begini Penjelasan BPJS

Baca: Dihajar Defisit Keuangan, BPJS Kesehatan Hilangkan Obat Kanker Payudara

Baca: Lagi, BPJS Kesehatan Perkirakan Defisi Rp16,5 Triliun Tahun Ini

Pesan itu pun menyertakan sebuah link ke sebuah situs, yang ujungnya menawarkan kesediaan peserta mengambil uang tersebut.

Pesan berantai itu bunyinya begini: Mereka yang bekerja antara tahun 1990 dan 2018 memiliki hak untuk menarik Rp 21 juta dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Cari tahu apakah nama Anda ada dalam daftar orang-orang yang memiliki hak untuk menarik dana ini: 
https://mobv.info/-bpjs

Sontak banyak orang yang mencobanya. Siapa coba yang tidak tergiur dengan kesempatan menarik dana Rp 21 juta? 

Meski begitu,  Anda sebaiknya berhati hatilah mencermati pesan itu. Dilansir dari Kontan.co id jika mengklik alamat dalam pesan itu, Anda, akan dibawa ke situs BPJS Kesehatan yang tentu saja bukan yang sesungguhnya.

Setelah itu,  cobalah ikuti petunjuk yang muncul di wall ponsel. Anda diminta mengisi laiknya survei yang dimulai dengan pertanyaan: apakah Anda berusia 18 tahun? Kemudian akan berlanjut dengan pertanyaan Apakah Anda masih bekerja? 

Jika mengikuti sampai ujung, maka Anda akan diminta untuk mengisi kolom panel yang meminta Anda membagi nomor telepon rekan, teman, keluarga yang Anda miliki. 

Jelas ini tak masuk akal. Apalagi, ini adalah permintaan BPJS Kesehatan yang hingga kini tengah berjuang mengatasi defisit keuangannya.

Penarikan dana hingga Rp 21 juta jika dilakukan oleh semua pekerja akan membuat likuiditas BPJS kelimpungan, termasuk bagi BPJS Tenaga Kerja yang memiliki aset besar.

Jadi berhati hatilah dan waspada jika Anda juga mendapat pesan berantai ini..Jangan sampai Anda terjebak dengan pesan hoak yang tak dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Editor: Danang Setiawan
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help