Lakalantas di Tanjungpinang, Sopir Bus Pelat Merah Diperiksa Sebagai Saksi

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramadhan Yowa menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus pelat merah

Lakalantas di Tanjungpinang, Sopir Bus Pelat Merah Diperiksa Sebagai Saksi
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Kecelakaan yang merenggut dua pengendara motor Agus dan Fauzan di Batu 8 hingga kini proses hukum masih berlanjut. Sopir bus bernama Widodo masih terperiksa menjadi saksi.

Kasat Lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramadhan Yowa menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus pelat merah milik Umrah.

"Untuk kasus kecelakaan yang di Batu 8 dengan dua orang tewas sejauh ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus yang menggilas dua remaja. Sejauh ini masih saksi.

Baca: Tokopedia Dikabarkan Pecat Puluhan Karyawan, Benarkah Kasus Ini Pemicunya?

Baca: Lakalantas di Tanjungpinang Meningkat, Begini Reaksi Satlantas Polres Tanjungpinang

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Ingin Mantan Pacar Cemburu dan CLBK, Pernikahan Cucu Konglomerat Rusia Habiskan Rp 40 Triliun

Dia (sopir) tidak tahu roda belakangnya menggilas korban. Bagian bercak darah di roda masih ada dan utuh tidak dicuci. Kalau dia tahu pasti dicucinya. Artinya memang sopir tidak mengetahui," katanya, Selasa (28/8/2018).

Kelalaian dengan meninggalkan korban yang tertabrak dengan sengaja meski telah diberitahu oleh orang lain di TKP juga bisa menjadi ancaman pidana terhadap pengemudi. Untuk kasus ini pengemudi tidak mengetahui telah menggilas korban serta tidak ada saksi yang sempat menegur pengemudi untuk berhenti.

"Tidak ada saksi yang melihat bahwa pengemudi sopir ini sempat ditegur untuk berhenti setelah menggilas korban. Kalau sudah ditegur tapi tetap jalan meninggal korban bisa jadi pidana. Tidak ada saksi yang sempat menegur pengemudi untuk berhenti," katanya lagi.

Sampai saat ini bus Umrah ini untuk sementara disita demi proses penyelidikan di Polres Tanjungpinang. Sebelumnya kecelakaan terjadi di ruas jalan Raja Haji Fisabilillah Minggu (26/8/2018) antara dua kendaraan bermotor.

Kendaraan bermotor Honda Revo bersenggolan dengan motor Scoopy. Honda Revo yang dikendarai oleh Agus membonceng Fauzan bersenggolan dan jatuh ke badan aspal. Kemudian Fauzan dan Agus tergilas kendaraan bus yang melintas bersamaan. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help