BATAM TERKINI

Pegadaian Harus Transformasi ke Perusahaan Modern, Ini Harapan Sunarso

Sunarso mengakui PT Pegadaian masih eksis hingga saat ini karena dilindungi oleh peraturan dan monopoli

Pegadaian Harus Transformasi ke Perusahaan Modern, Ini Harapan Sunarso
TRIBUNBATAM/ROMA ULY SIANTURI
PT Pegadaian (Persero) melangsungkan sosialisasi Townhall G-Star Transformation, Selasa (28/8/2018) di Hotel Aston Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Ditengah tantangan inovasi yang menjadi fenomena global, PT Pegadaian (Persero) melakukan transformasi digital dan kultural.

Transformasi ini menjadi sebuah keharusan untuk perusahaan gadai milik BUMN ini, sehingga kedepan PT Pegadaian akan menjadi lebih transparan, akuntabel, responsible, independent, dan fair.

"PT Pegadaian sudah berdiri selama 117 tahun, ada 9 juta nasabah, 13 ribu karyawan yang puas dan setia, 4.300 outlet di seluruh Indonesia. Kita selalu berusaha untuk mencapai target. Walaupun tak tercapai target, kita tak akan memotong biaya tenaga kerja. Bank yang mengkredit biaya mahal kita lunasi," ujar Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Sunarso, Selasa (28/8/2018).

Sunarso mengakui PT Pegadaian masih eksis hingga saat ini karena dilindungi oleh peraturan dan monopoli. Begitu monopoli dibuka, maka harus sadar bahwa Pegadaian bakal ada kompetitor. Secara strategi, Pegadaian harus berubah.

"Kesulitan yang buat kita berubah. Sejatinya kitalah transformatif yang sejati dan pribadi yang tangguh. Demikian juga perusahaan. Transformasi itu sulit dan harus sanggup. Ayok kita bertransformasi," ujarnya.

Baca: Puting Beliung Hantam Rumah Warga di Karimun, Terjadi di Dua Wilayah Ini

Baca: Ketua PN Medan Pukul Kamera Wartawan Usai Pemeriksaan Kasus yang Melibatkan Mantan Ketua PN Pinang

Baca: Jambret Kambuhan Kembali Beraksi, Pakai Motor Orangtua Jalankan Askinya

Ia mengatakan ada 4 syarat kesuksesan transformasi, pertama jelas objek yang harus di transfer, kedua harus ada pemimpin yang digerakkan, ketiga seluruh karyawan harus menghendaki, dan keempat harus menjadi sistem. Ia juga memperkenalkan perkembangan Transformasi Pegadaian yang lebih mudah, sehingga membantu mempermudah akses layanan terhadap masyarakat.

Ada beberapa alasan utama transformasi, kata dia, yang menjadi mayoritas disebabkan karena perubahan bisnis pegadaian. Akibat adanya disruption yaitu perubahan teknologi perubahan gaya hidup masyarakat, dan bisnis global.

Dalam perkembangan transformasi yang semakin mudah, Pegadaian telah meluncurkan aplikasi Pegadaian Digital Service yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Terhitung lebih dari 100 ribu orang telah mengunduh aplikasi Pegadaian Digital tersebut.

Ia menambahkan untuk fokus bisnis Pegadaian saat ini masih institusi pinjaman gadai sehingga kedepannya menjadi institusi multi-finance dengan portofolio unsecured-lending yang cukup besar.

Selanjutnya di model operasional, Pegadaian masih menggunakan sistem tradisional paper based, dan berdasarkan kepada penaksiran barang jaminan sehingga nantinya akan menjadi digital berdasarkan analisa barang jaminan dan profil nasabah. Target kedepannya, Pegadaian menjadi perusahaan finansial terkemuka di Indonesia dan agen inklusi keuangan.

Sunarso tampil sebagai narasumber untuk menyampaikan materi dalam acara Townhall G-Star Transformation di Hotel Aston lantai 2. Dihadiri juga Direktur Jaringan Operasional Penjulan, Damar Latri Setiawan, Pemimpin Kantor Wilayah 2 Pekanbaru, Yulihasman Djamas, General Manajer PMIS, Ariyadi, Profesional Utama Project Manajer Transformasi Perusahaan, Ismail Ilyas.(rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved