BATAM TERKINI

Ditpam Amankan Lima Pelaku Penambangan Pasir Ilegal, Satu Unit Truk Ikut Diamankan

Kelimanya merupakan laki-laki berinisial AK, Wa, ID, Ch, dan ES. Selain mengamankan pelaku, Ditpam juga mengamankan truk berisi pasir

Ditpam Amankan Lima Pelaku Penambangan Pasir Ilegal, Satu Unit Truk Ikut Diamankan
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Kasi Hutan dan Patroli Ditpam BP Batam, Willem Sumanto menunjukkan satu unit truk sebagai barang bukti tambang pasir, Rabu (29/8/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam mengamankan lima orang pelaku penambangan pasir ilegal di Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) Bandara Hang Nadim, saat patroli Rabu (29/8/2018) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kelimanya merupakan laki-laki berinisial AK, Wa, ID, Ch, dan ES. Selain mengamankan pelaku, Ditpam juga mengamankan barang bukti berupa truk berisi pasir hasil tambang, gerobak dan sekop.

Kasi Hutan dan Patroli Ditpam BP Batam, Willem Sumanto mengatakan, penindakan yang dilakukan pihaknya itu merupakan kegiatan rutin Koordinator dipimpin Puraem Sinambela.

"Ini bagian dari one day one target, khususnya di KKOP Bandara. Dari patroli, kami menemukan beberapa orang yang melakukan tambang pasir ilegal. Lokasinya jauh dari pos jaga," kata Willem di Mako Ditpam di Baloi.

Baca: Dewan Tanyakan Permendagri Realisasi Anggaran, Selisih APBD Rp 4,9 M

Baca: Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik. Kebijakan Kemenhub Ini Alasannya

Baca: Berkedok Kewarganegaraan Ganda, Iran Mengklaim Tangkap Puluhan Mata-mata. Begini Caranya

Saat diamankan lanjutnya, kelima orang tersebut tidak melakukan perlawanan. Mereka tak sempat lari. Adapun titik penambangan pasir yang mereka kerjakan, merupakan titik tambang pasir yang sudah ada sebelumnya.

"Sebelumnya kami sudah mengingatkan agar kegiatan penambangan pasir itu dihentikan, tapi tetap dilakukan," ujarnya.

Terhadap kelima orang tersebut, personel Ditpam masih melakukan interogasi untuk selanjutnya diserahkan ke Polresta Barelang terkait proses hukumnya.

Pantauan Tribun, kelima orang tampak hanya sebagai pekerja, bukan bos besar. Bekas kotoran akibat aktivitas penambangan pasir, pun masih terlihat di kaki mereka. Sebagian saat diamankan, tidak mengenakan alas kaki.

Willem mengatakan, titik tambang pasir ilegal di KKOP Bandara Hang Nadim terbilang banyak. Jumlahnya lebih dari 50 titik, dan lokasinya terpencar. Pihaknya sudah berupaya untuk menghentikan aktivitas tersebut. Namun di lapangan mereka kerap kucing-kucingan dengan pelaku penambangan pasir.

"Mereka melakukan aktivitas siang atau malam. Ya, kucing-kucingan, kami juga kewalahan," kata Willem.

Di KKOP sendiri terdapat beberapa pos jaga. Jumlahnya lebih kurang empat pos dengan sejumlah personel yang masih terbatas. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved