Hakim Merry Purba Dipanggil Sebagai 'Ratu Kecantikan' Saat Menerima Suap

Penggunaan kata "pohon" untuk mengganti kata uang. Kemudian, menggunakan istilah "ratu kecantikan" untuk menyamarkan nama hakim

Hakim Merry Purba Dipanggil Sebagai 'Ratu Kecantikan' Saat Menerima Suap
Hakim ad hoc PN medan Merry Purba yang menerima suap dari pengusaha Tamin Sukardi 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan hakim adhoc pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Medan, Merry Purba sebagai tersangka.

Merry diduga menerima suap 280.000 dollar Singapura dari terdakwa kasus korupsi Tamin Sukardi.

Menurut Ketua KPK Agus Rahardjo, awalnya KPK menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya transaksi suap kepada hakim.

Penyelidik menemukan adanya komunikasi mengenai penyerahan uang.

Menurut Agus, ditemukan adanya sandi dan istilah tertentu yang digunakan oleh pemberi dan penerima suap untuk menyamarkan transaksi suap.

"KPK mengidentifikasi penggunaan sandi dan kode komunikasi dalam perkara ini," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Baca: Hakim Merry Purba Diduga Terima Uang Suap Rp 3 Miliar dari Tamin Sukardi

Baca: Ditangkap KPK, Beginilah Kesaksian Sejawat Hakim Wahyu saat Bertugas di PN Tanjungpinang

Baca: KPK Tangkap Eks Hakim PN Batam Terkait Suap Peradilan di Medan

Pertama, ada dugaan penggunaan kata "pohon" untuk mengganti kata uang. Kemudian, menggunakan istilah "ratu kecantikan" untuk menyamarkan nama hakim.

Diduga, ratu kecantikan yang dimaksud adalah hakim Merry Purba.

Uang 280.000 dollar Singapura tersebut diduga untuk memengaruhi putusan hakim terhadap perkara korupsi penjualan lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PTPN2 dengan terdakwa Tamin Sukardi.

Dalam sidang putusan terhadap Tamin pada 27 Agustus 2018, hakim menjatuhkan vonis 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan. Tamin juga dikenakan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 132 miliar.

Halaman
1234
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved