Krisis Venezuela Merembet ke Perbatasan Brasil, Tentara Dikerahkan Jaga Perbatasan

Presiden Brasil Michel Temer menandatangani dekrit untuk mengirim tentara di perbatasan dengan Venezuela yang dilanda krisis

Krisis Venezuela Merembet ke Perbatasan Brasil, Tentara Dikerahkan Jaga Perbatasan
AFP/ISAC DANTES
Warga kota Paracaima, Brasil membakar rumah darurat milik warga migran Venezuela pada kerusuhan yang terjadi Sabtu (18/8/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, BRASILIA-Presiden Brasil Michel Temer menandatangani dekrit untuk mengirim tentara di perbatasan dengan Venezuela yang dilanda krisis, usai bentrokan yang terjadi baru-baru ini.

Temer mengatakan, kebijakan tersebut bertujuan untuk memberikan keamanan bagi warga Brasil dan imigran Venezuela yang melarikan diri dari negara mereka.

Dia menyebut krisis yang menimpa Venezuela sebagai momen tragis yang mengancam keharmonisan di hampir seluruh benua Amerika.

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Ingin Mantan Pacar Cemburu dan CLBK, Pernikahan Cucu Konglomerat Rusia Habiskan Rp 40 Triliun

Warga kota Paracaima, Brasil membakar rumah darurat milik warga migran Venezuela pada kerusuhan yang terjadi Sabtu (18/8/2018)
Warga kota Paracaima, Brasil membakar rumah darurat milik warga migran Venezuela pada kerusuhan yang terjadi Sabtu (18/8/2018) (AFP/ISAC DANTES)

Baca: Negara Ini Dulu Kaya Berkat Hasil Minyak Bumi, Kini di Ambang Kebangkrutan: Venezuela

Baca: Perahu Hampir Karam, Beginilah Kesaksian Pria Selama 76 Hari Terkatung-katung di Lautan Sendirian

Temer menyerukan agar masyarakat internasional mengambil langkah diplomatik untuk menghentikan eksodus Venezuela yang dilanda krisis ekonomi dan politik, di bawah rezim pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

"Brasil menghormati kedaulatan negara lain, tapi kita haru ingat sebuah negara hanya berdaulat jika mengormati rakyatnya dan menjaga mereka," katanya, seperti dikutip dari AFP.

Awal bulan ini, lebih dari 100.000 migran asal Venezuela membanjiri perbatasan negara bagian Brasil, Roraima. Bentrokan terjadi karena rumor penjaga toko setempat telah dipukuli secara brutal oleh para migran.

"Tidak hanya Brasil yang mendapat konsekuensinya, tapi Peru, Ekuador, Kolombia, dan negara Amerika Latin lainnya," ucap temer. "Itulah kenapa kami mesti menemukan cara untuk mengubah situasi ini," imbuhnya.

Sekitar 60.000 warga Venezuela kini berada di Brasil, sementara Peru mulai mengetatkan perbatasan usai menyaksikan 400.000 orang masuk ke negara itu.

PBB menyebut sekitar 2,3 juta warga Venezuela kini tinggal di luar negara mereka, dengan 1,6 juta dari mereka telah meningglkan Venezuela sejak 2015. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tanggapi Bentrokan, Brasil Kerahkan Militer di Perbatasan Venezuela

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved