BATAM TERKINI

Minta Uang Tak Dikasih, 3 Pria Ini Rampas Ponsel Milik Korban. Alasannya Mau Buka Facebook

Aksi perampasan dan pemerasan, kembali terjadi di seberang jalan Ruko Tunas Regency Batuaji.

Minta Uang Tak Dikasih, 3 Pria Ini Rampas Ponsel Milik Korban. Alasannya Mau Buka Facebook
canogaparknc
ilustrasi 

TRIBUNBATAM,id. BATAM - Aksi perampasan dan pemerasan, kembali terjadi di seberang jalan Ruko Tunas Regency.

Tak hanya merampas, pelaku juga mengancam korban agar barang yang diinginkan diberikan.

Dwi Nanda Novrianto, warga Tanjunguncang, yang hendak berbelanja ke Pasar Fanindo Batuaji, Jumat (25/8/2018) lalu menjadi korban perampasan.

Peristiwa tersebut terjadi saat dia berada di depan perumahan Taman Pesona Indah. Dia mengaku dicegat dan disuruh minggir oleh tiga orang pelaku yang mengendarai motor Mio.

"Saya dipaksa berhenti, mereka mengancam saya, dengan menunjuk-nunjuk," kata Dwi.

Karena takut Dwi berhenti di pinggir jalan.

Baca: Ramai Pesan Berantai Soal Hadiah Rp 21 Juta, BPJS : Kami Tak Pernah Gelar Undian

Baca: Gasak Rp 78 Juta, Benda Kecil Ini yang Dipakai Pelaku Pecahkan Kaca Mobil

Baca: Terobos Jalur Busway, Mobil Fortuner Ini Terjepit di Antara Dua Bus

"Waktu itu sekitar pukul 21.00 WIB, jalan sudah mulai sepi. Saat saya berhenti, mereka meminta uang tapi tidak saya kasih.  Akhirnya meminta HP saya katanya mau buka Facebook. Awalnya saya tidak kasih tapi mereka malah merampasnya,"kata Dwi.

Setelah HP dirampas pelaku langsung kabur.

"Sempat juga saya ikuti tapi mereka malah kabur, saya kehilangan jejak,"kata Dwi.

Di tempat terpisah, Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe mengatakan, mereka sudah menerima laporan tersebut dan sudah mengamankan dua tersangka, namun satu tersangka lainnya masih dalam pengejaran.

"Dua tersangka yang kita amankan yakni Erdin Vepa Yosa (21) dan Muhammad Akbar (19) warga Tanjunguncang," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut.

"Dari pengakuan pelaku mereka baru melakukan satu kali, namun kita masih kembangkan, karena selama ini banyak informasi yang kita dapatkan perampasan dan pemerasan sering terjadi di Tunas Regency. Hanya saja mungkin laporannya bukan ke Polsek Batuaji karena bukan wilayah hukum Polsek Batuaji," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan akan berkoordinasi dengan polsek Sagulung apakah ada laporan perampasan dan pemerasan di daerah Tunas Regency. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi Kamis 30 Agustus 2018

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help