Nur Mahmudi Tersangka: Hilang Ingatan, Dicopot Gus Dur dari Menteri, Respon PKS, Kasus Tabrak Lari

Bekas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, dikabarkan dirawat di rumah sakit dan menderita hilang ingatan.

Nur Mahmudi Tersangka: Hilang Ingatan, Dicopot Gus Dur dari Menteri, Respon PKS, Kasus Tabrak Lari
Tribun Jakarta/Bahri Kurniawan
Nur Mahmudi Ismail 

TRIBUNBATAM.id - Bekas Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail, dikabarkan dirawat di rumah sakit dan menderita hilang ingatan.

Padahal, baru saja Nur Mahmudi ditetapkan sebagai tersangka dalam proyek pembangunan Jalan Nangka. Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama eks Sekretaris Daerah Depok oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Dikabarkan Sakit dan Menderita Ingatan

Di tengah pemberitaan Nur Mahmudi sebagai tersangka, muncul kemudian berita kurang sedap terkait kesehatan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Mantan ajudan Nur Mahmudi, Tafi mengatakan pria kelahiran Kediri itu kehilangan ingatan usai terjatuh ketika ikut perlombaan 17 Agustus yang lalu.

"Pada saat lomba 17-an Agustus, tanggal 18-nya lomba volley main di sini, (Nur Mahmudi) jatuh pas kepala belakangnya," kata dia kepada wartawan di pos rumah Nur Mahmudi Komplek Tugu Asri, Jalan RTM, Tugu, Cimanggis, Depok, Rabu (29/8/2018).

Menurut Tafi, Nur Mahmudi sempat dilarikan ke Rumah Sakit Hermina, Depok dan dirawat selama sepekan. Nahas, cidera tersebut menyebabkan Nur Mahmudi hilang ingatan.

"Ya sempat ini (hilang ingatan). Tapi sudah mulai ada perbaikan. Intinya masih masa penyembuhan lah," kata dia.

 

Kediaman Nur Mahmudi di Cimanggis, Depok, Rabu (29/8/2018). TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help