ANAK TERLANTAR

Selalu Kurung Rahman dan Akbar di Gudang saat Keluar Rumah, Ini Alasan Suryanto

Suryanto mengaku jika dia kerap mengurung kedua ponakkannya di gudang samping rumahnya. Ini alasannya.

Selalu Kurung Rahman dan Akbar di Gudang saat Keluar Rumah, Ini Alasan Suryanto
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Suryanto, pelaku penelantaran anak 

TRIBUNBATAM,id. BATAM - Kabar tentang dua balita yang dikurung pamannya yakni Rahman dan Akbar masih menyita perhatian masyarakat.

Hampir semua setuju jika kedua balita tersebut tak layak diperlakukan secara kasar apalagi hingga dikurung dalam gudang.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat Suryanto, sang paman kedua balita tersebut mengaku tega memperlakukan keponakannya dengan cara yang buruk?

Suryanto mengaku jika dia kerap mengurung kedua ponakkannya di gudang samping rumahnya karena dia menganggap mereka sangat bandel dan suka membuat rumah berantakan.

Kata Suryanto, kedua anak abangnya tersebut awalnya suka bermain di gudang yang ada di samping rumahnya.

Baca: Maruf Amin Mundur sebagai Ketua Umum MUI, Ini Penggantinya

Baca: Uang Miliaran hingga Jadi PNS. Ini Daftar Bonus Bagi Peraih Medali Asian Games 2018

Baca: Minta Uang Tak Dikasih, 3 Pria Ini Rampas Ponsel Milik Korban. Alasannya Mau Buka Facebook

"Mereka memang bermain di sana, kalau pagi mereka sudah ke sana, kalau siang sekitar pukul 11. 0O WIB, mereka baru masuk ke rumah untuk tidur," kata Suryanto, Rabu (28/8/2018).

Dia juga mengatakan, dirinya tega mengurung kedua anak di gudang sebelah rumahnya yang belum punya atap tersebut dikarenakan kedua anak kalau di dalam rumah semua diberantakin.

"Kalau mereka di rumah, minyak pun ditumpahin begitu juga dengan semua isi lemari dikeluarin," kata Suryanto.

Dia juga mengakui selalu mengurung kedua keponakan saat dia keluar rumah pergi bekerja. 

"Saya takut nanti istri saya disusahin, makanya kalau saya pergi mereka saya kurung," kata Suryanto. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi Kamis 30 Agustus 2018

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help