BATAM TERKINI

Sudah 23 Investor Minati Tender Kelola Air di Batam. Termasuk Perusahaan Jepang Ini

Saat ini sudah ada 23 investor yang ingin ikut dalam tender pengelolaan air bersih di Batam. Rta-rata perusahaan asal luar negeri.

Sudah 23 Investor Minati Tender Kelola Air di Batam. Termasuk Perusahaan Jepang Ini
ist
Dam Duriangkang yang menjadi sumber air baku andalan Pulau Batam. Air baku Dam Duriangkang diolah untuk memenuhi 70 persen kebutuhan air bersih di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Selain Manila Water Company (MWC), perusahaan penyedia air minum asal Jepang, Yokohama Water, memastikan diri ikut tender pengelolaan air di Dam Tembesi, Batam.

Hal ini disampaikan Deputi IV BP Batam, Eko Budi Soepriyanto.

"Ada Yokohama Water, Manila Water, dan lainnya," kata Eko, baru-baru ini.

Dari riwayatnya, Yokohama Water pernah menjalin kerjasama dengan perusahaan air di Indonesia.

Latarbelakang dan kinerja perusahaan air asal Jepang itupun terbilang baik.

Eko mengatakan, total ada 23 investor yang sudah menyatakan minatnya ikut tender saat ini.

Baca: Rajin Datang ke Batamindo Meski Tak Ada Lowongan, Ternyata Ini Alasan Sebagian Pencaker

Baca: Pemilik dalam Rutan, 7 Kg Sabu dan 65.000 Butir Ekstasi Dikirim Lewat Jasa Cargo

Baca: LAGI, Polisi Bekuk Dua Pelaku Pecah Kaca di Windsor

Rata-rata perusahaan dari luar negeri, namun ikut menggandeng perusahaan dalam negeri.

"Semua menunjukkan keunggulannya. Tapi nanti tim lelang akan menilai mana yang terbaik," ujarnya.

Pilihan terbaik memang jadi syarat untuk pemenang tender pengelolaan air di Batam ke depannya.

Lantaran air yang dikelola itu diperuntukkan melayani masyarakat.

"Saat ini air memang jadi primadona. Yang tidak bergerak di bidang air pun, mau ikut main air. Dia bekerjasama dengan perusahaan lainnya. Tapi kita akan lihat yang terbaik lagi nantinya," kata Eko. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi Kamis 30 Agustus 2018

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help