VIDEO. Kematian Pengusaha Tenda Hebohkan Tanjungpinang

Kematian pengusaha tenda, Rasyid menghebohkan Tanjungpinang. Keluarga masih penasaran penyebab kematian. Korban masih kerabat Sekda Tanjungpinang

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG- Pemeriksaan Muhammad Rasyid (53) oleh penyidik Polres Tanjungpinang pada Selasa (28/8/2018) masih berkaitan dengan hilangnya purnawirawan TNI AL, Arnold Tambunan.

Rasyid kemudian meninggal di RSUP Kepri pada Rabu (29/8/2018) pagi. Penyebab kematiannya masih belum jelas.

Sedangkan Arnold sendiri belum juga kembali sejak pamit dari rumahnya di Batu 8 pada Sabtu (18/8/2018) lalu. Sampai saat ini, pihak keluarga dan kepolisian masih mencari tahu keberadaannya.

Alvin, putra sulung Rasyid mengatakan ayahnya pernah meminjam uang dari Arnold. Berapa jumlah uang itu tidak disebutkannya. Namun, dia memastikan ayahnya sudah mengembalikan uang itu kepada Arnold.

"Karena bapak meminjam uang saya untuk bayar utang tersebut pada Kamis (16/8/2018) lalu. Itu adalah yang mau saya pakai untuk menikah," ujar Alvin kepada TRIBUNBATAM.id, rumah rumah duka, Jalan Melur, depan CK Hotel Tanjungpinang, Rabu (29/8/2018) siang.

Alvin tidak mengetahui lokasi pertemuan ayahnya dengan Arnold untuk menyelesaikan urusan utang-piutang. Namun, ayahnya sempat mengirim pesan singkat kepada Arnold untuk menyerahkan kwitansi pelunasan utang tersebut.

Rasyid mengirim pesan singkat kepada Arnold pada Minggu (19/8/2018). Sedangkan Arnold sendiri sudah keluar rumah dan tidak kunjung pulang sejak Sabtu (18/9/2018).

"Nah, pesan singkat itulah yang membuat polisi meminta keterangan dari bapak. Polisi kan sering mengecek pesan terakhir di handphone korban," terang Alvin.

Menurut Alvin, keluarga Arnold sempat mendatangi rumah mereka setelah Arnold tidak kembali ke rumah.

Seorang menantu Arnold yang juga merupakan anggota Polres Tanjungpinang pun hadir saat pertemuan kedua keluarga.

"Anggota polisi itu adalah penyidik juga," ucap Alvin. Rasa penasarannya itu diperkuat dengan proses pemeriksaan ayahnya dan beberapa karyawan ayahnya. 

Semua karyawan ayahnya dipaksa untuk mengaku terlibat dalam kehilangan Arnold. Sebab, wajah-wajah mereka terekam CCTv bertemu Arnold di suatu tempat.

"Luka-luka di tubuh bapak juga mencurigakan. Aneh saja," kata Alvin.

Berdasarkan foto yang diperlihatkan, Rasyid mengalami luka lebam di bawah ketiak kiri di atas rusuk.

Alvin menambahkan sempat melihat bekas luka di kepala bagian kanan dan pelipis saat dia memandikan jenazah ayahnya.

Terlepas dari keanehan yang membuat keluarga menaruh curiga, Rasyid juga pernah mengalami penyakit jantung

Sekdako Tanjungpinang Riono yang juga masih berkerabat dengan Rasyid mengakui kalau korban sempat mengalami stroke ringan akibat sakit jantung itu. "Dulu bibirnya sampai turun akibat stroke," cerita Riono saat berada di rumah duka. (*)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help