BATAM TERKINI

Bertemu Chee Hong Tat, Wali Kota Batam Tawarkan Sektor Wisata ke Singapura

Chee Hong Tat, Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura bertemu dengan Walikota Batam, Rabu (29/8/2018)

Bertemu Chee Hong Tat, Wali Kota Batam Tawarkan Sektor Wisata ke Singapura
TRIBUNBATAM/ENDRA KAPUTRA
Walikota Batam HM Rudi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja, Mr Chee Hong Tat, Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura, Rabu (29/8/2018) di Gedung Wali Kota Batam.

Chee Hong Tat juga didampingi Konsulat Jenderal Singapura, Mark Low.

Sebelum bertemu Rudi dan Amsakar, Chee Hong Tat berkesempatan berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan Nongsa Digital Park (NDP).

Dalam kunjungannya, Chee Hong Tat mengatakan, kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Batam cukup baik selama ini.

Investor asal Singapura pun cukup banyak yang menanamkan investasinya di Kota Batam.

Salah satu investasi terbesar, yakni kerjasama NDP.

Baca: Berharap Lowongan, Begini Reaksi Pencaker saat Security Batamindo Siapkan Meja dan Alat Ukur

Baca: Program Gratis Hampir Habis, Warga Ramai Mengantre Urus Keringanan Pajak di Samsat

Baca: Penerimaan Bintara TNI AU di Tanjungpinang, Inilah Tes yang Harus Dilewati 49 Peserta di Lanud

Dengan kerjasama itu menciptakan peluang kerjasama baru bagi tenaga kerja Indonesia, terutama di bidang digital.

Ia juga mengatakan Batam merupakan kota yang bagus untuk dikunjungi, sehingga bisa mendatangkan turis.

Atas kunjungan tersebut Rudi menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Chee Hong Tat.

Rudi juga berharap agar hubungan baik antara Batam dengan Singapura tetap terjaga dengan baik termasuk investasi Singapura yang ada di Batam.

Pemko Batam menurutnya menjaga bagaimana hubungan kerjasama berjalan dengan baik.

"Ibarat sebuah lingkaran, Batam itu berada di lingkaran utama yang terletak di Singapura. Air yang penuh tuangnya kemana, tentulah ke Kota Batam. Atas nama Pemko Batam dan atas kerjasama selama ini, saya rasa cukup baik dan kami sangat menjaga itu karena kami paham investasi terbesar di Batam ini adalah Singapura," kata Rudi dalam rilis Humas Pemko Batam yang diterima Tribun, Kamis (30/8/2018).

Terkait belum selesainya regulasi antara Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Kusus (KEK) di Batam, Rudi mengatakan itu tidak menjadi penghalang karena kerjasama tetap terus berjalan.

"Singapura melihat NDP salah satu sentral investasi dan kita Pemko tidak hanya mempersiapkan peluang investasi di NDP tapi juga sektor lain, salah satunya sektor pariwisata," ujarnya.

Masih soal regulasi, Rudi mengatakan Pemko Batam kini tengah melakukan pembenahan, supaya orang tertarik untuk berinvestasi di Batam.

Memberi kepastian hukum dalam pengurusan perizinan kepada investor, Pemko Batam memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah menerapkan sistem Online Single Submission (OSS).

Apa yang menjadi kelemahan menurutnya tengah dibenahi. (*)

*Baca berita terkait di Tribun Batam edisi JUmat 31 Agustus 2018

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved