BATAM TERKINI

Gerakan Batam Peduli Lombok, 4 Persimpangan Lampu Merah Jadi Tempat Pengumpulan Dana

"Kegiatan yang dilakukan lebih untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat, kalau ada gerakan penghimpunan dana," ujarnya.

Gerakan Batam Peduli Lombok, 4 Persimpangan Lampu Merah Jadi Tempat Pengumpulan Dana
TRIBUNBATAM/DEWI HARYATI
Yusfa Hendri, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuat Gerakan Batam Peduli Lombok. Sebuah gerakan menghimpun dana dari masyarakat untuk meringankan derita korban gempa di sana.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemko Batam, Yusfa Hendri mengatakan, kegiatan itu sebagai tindak lanjut surat edaran dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait bantuan keuangan untuk korban di sana.

"Leading sector-nya ada di Dinas Sosial. Ada beberapa kegiatan yang dilakukan supaya gerakan ini bisa tersosialisasi dengan baik," kata Yusfa di ruang kerjanya, Kamis (30/8/2018).

Yusfa menyebutkan, ada empat persimpangan lampu merah yang menjadi titik penghimpunan dana. Seperti di persimpangan Masjid Agung Batam, simpang Rosedale, simpang BNI dan simpang Baitussyakur atau simpang Mc Donald, Jodoh.

Baca: DPT Sudah Dibagikan KPU, Tapi Belum Ditempelkan Kelurahan

Baca: P2RD Batam Optimistis Bisa Capai Target Pencapaian PBB-P2, Realisasi Baru 66,71 Persen

Baca: KPU Bintan Imbau Warga Rekam KTP Elektronik Biar Dapat Mencoblos, Begini Penjelasannya

Sejumlah kelompok masyarakat seperti Pramuka, Karang Taruna, Tagana akan dilibatkan untuk kegiatan penghimpunan dana itu.

"Kegiatan yang dilakukan lebih untuk memberikan sosialisasi ke masyarakat, kalau ada gerakan penghimpunan dana," ujarnya.

Kegiatan akan dimulai pada Jumat sore, bertempat di simpang BNI, Sei Panas. Rencananya Wali Kota Batam, Rudi akan hadir, lantaran akan dilakukan apel kegiatan sebelumnya.

Yusfa mengakui, untuk kegiatan penggalangan dana turun ke jalan, pencapaian nilai sumbangan yang didapat memang tak sebanding dengan sumber daya yang dikerahkan.

"Tapi turun ke jalan ini diperlukan sebagai sosialisasi ke masyarakat. Di empat simpang lampu merah itu juga akan didirikan pos. Bagi kelompok masyarakat yang ingin menggalang dana, bisa berkoordinasi dengan Dinsos," kata Yusfa.

Selain turun ke jalan, Pemko Batam juga akan membuat surat edaran yang ditujukan ke pimpinan instansi BUMN, BUMD se Kota Batam, OPD, camat, lurah, perguruan tinggi, sekolah, pengurus masjid dan tempat ibadah, serta perusahaan-perusahaan swasta. Isinya penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok.

"Kita harapkan komponen masyarakat bisa bahu-membahu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah gempa di Lombok," kata Yusfa.

Bantuan dapat disalurkan lewat rekening Bank Mandiri, BCA, BRI, Bank Riau Kepri, dan BNI. Untuk Bank Riau Kepri di nomor 106.20.00250, BRI di 0659.01.000254.30.3, dan Bank BNI di 0776877681 atas nama Posko Batam Peduli Bencana. Kegiatan penggalangan dana ditargetkan akan berlangsung selama 2 minggu. Mulai 31 Agustus hingga 15 September. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help