Masih Banyak Pelaku UMKM Belum Melek Akuntansi, Ini Pemicunya

Saat ini jumlah usaha kecil di Indonesia sudah mencapai 93, 4 persen, dan usaha menengah berada di angka 5,1 persen

Masih Banyak Pelaku UMKM Belum Melek Akuntansi, Ini Pemicunya
via kontan.co.id
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.ID, JAKARTA-Masih banyak pelaku UMKM yang belum menyadari pentingnya pencatatan keuangan dan pembukuan yang rapi. Padahal, dengan adanya pembukuan pelaku usaha bisa mengetahui sehat atau tidaknya usaha mereka.

Bahkan, di era digital saat ini sebagian besar pelaku UMKM masih "buta" akuntansi. Akibatnya, wajar jika banyak di antara mereka tidak memiliki pembukuan pada bisnisnya yang berpotensi makin membesar.

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Hendak Tangkap Bung Karno, 5 Polisi Jepang Ini Kabur Takut dengan Bambu Runcing

Baca: Inilah 6 Penyanyi Tanah Air Pengisi Acara Penutupan Asian Games 2018, Ada Siti Badriah

"Begitu bicara pertumbuhan bisnis, maka yang kita bicarakan itu postur organisasi dalam bentuk angka. Sejak mulai membangun bisnis dan ingin bertumbuh, pebisnis sudah harus aware angka-angka yang seharusnya tersaji

dalam bentuk laporan keuangan, apalagi di era digital saat ini, harusnya makin mudah," kata Vikrie Ferdiansyah, Chief Marketing Officer, SolusiUKM, Rabu (29/18/2018).

Vikrie meyakinkan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM di Indonesia sudah terbukti menjadi penggerak di tengah lesunya ekonomi. Pelaku UMKM telah menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) nasional hingga 60 persen dan menyerap 97 persen tenaga kerja.

Saat ini jumlah usaha kecil di Indonesia sudah mencapai 93, 4 persen, dan usaha menengah berada di angka 5,1 persen, sedangkan usaha besar hanya 1 persen. Namun, menurut Vikrie, angka itu tidak pernah bertambah jauh selama beberapa tahun belakangan.

Untuk mendorong itu, lanjut Vikrie, dia menjadikan SolusiUKM sebagai rumah digital bagi para UMKM yang ingin merapikan pembukuannya.

Upaya yang dilakukan adalah selama dua tahun ini pihaknya menggandeng PT CPSSoft, yakni pengembang perangkat lunak, praktisi keuangan bisnis, perpajakan, sampai profesional di bidang digital marketing.

"Sukses UMKM itu bukan sekadar banyak menjual produk atau jasanya, tapi juga kerennya strategi marketing yang mereka jalankan dengan disertai rapinya pencatatan keuangan usaha,” ucap Vikrie.

Sejauh ini, lanjut dia, SolusiUKM sudah bekerja sama dengan 1500 pelaku UMKM di Jakarta, Bandung, Surabaya, Kediri, dan Medan, terutama untuk merapikan pembukuan,

tepat dalam membuat laporan pajak, serta memasarkan produknya melalui daring. Dia menargetkan ke depannya bisa membantu 10 ribu UMKM untuk merapi pembukuan dan taat pajak dan menjalankan bisnis secara online. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Masih Banyak Pelaku UMKM "Buta" Akuntansi

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved