BATAM TERKINI

Meninggal Dunia Karena Sakit, Kader Posyandu Ini Dapat Santunan BPJS Ketenagaakerjaan

"Almarhumah Riamah telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran sebesar Rp 8100 untuk program JK dan JKK

Meninggal Dunia Karena Sakit, Kader Posyandu Ini Dapat Santunan BPJS Ketenagaakerjaan
tribun batam
Jefri Iswanto, Kepala Kantor Cabang Batam Sekupang menunjukan aplikasi Digitalisasi Kartu BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (2/8/2018). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang menyerahkan santunan kematian senilai Rp 24 juta kepada ahli waris almarhumah Raimah peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan kader posyandu.

Jefri Iswanto Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam Sekupang mengatakan almarhumah Raimah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak November 2017. Kemudian yang bersangkutan meninggal dunia dikarenakan sakit.

"Almarhumah Riamah telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran sebesar Rp 8100 untuk program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja," kata Jefri.

Jefri menyebutkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan manfaat yang besar bagi pekerja maupun keluarganya. Hal ini apabila pekerja mengalami kecelakaan kerja atau kematian akan mendapatkan santunan yang bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

Baca: Pencak Silat Malaysia Nihil Emas Asian Games 2018, Kekalahan Pesilat yang Mengamuk Jadi Alasan

Baca: Prabowo dan Jokowi Berpelukan, Pesilat Hanifan Yudani Ingin Indonesia Saling Menghargai

Baca: Syahrini Pakai Hiasan Kepala Seberat 10 kg Saat Konser

Sesuai amanat UU No.24 tahun 2011, BPJS Ketenagakerjaan selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial wajib memberikan perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh tenaga kerja," ujarnya.

Jefri menambahkan sejak 1 Juli 2015 BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan 4 program, masing-masing jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM) dan jaminan pensiun (JP). Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan dikategorikan Penerima Upah (PU) dan Bukan Penerima Upah (BPU).

"Dengan diserahkan santunan kepada ahli waris tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran dari pelaku usaha dan para pekerja mandiri tentang pentingnya manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," katanya.(bur)

Penulis: Zabur Anjasfianto
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved