Donald Trump Sebut Dirinya Manusia Paling Sabar di Dunia

Presiden AS Donald Trump menyanjung dirinya sendiri sebagai orang paling sabar di dunia karena mampu menghadapi pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Donald Trump Sebut Dirinya Manusia Paling Sabar di Dunia
AFP/Win McNamee
Presiden AS Donald J. Trump 

TRIBUNBATAM.id, WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menyanjung dirinya sendiri sebagai orang paling sabar di dunia karena mampu menghadapi pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang belum mengambil langkah nyata untuk melepaskan persenjataan nuklirnya.

Padahal kedua pihak telah menyepakati untuk denuklirisasi Semenanjung Korea saat pertemuan bersejarah di Singapura pada Juni lalu.

"Saya memiliki kesabaran lebih besar dari manusia mana pun di dunia. Orang-orang hanya tidak mengerti hal itu tentang saya," kata Trump dalam sebuah wawancara di Gedung Putih, Kamis (30/8/2018), dilansir SCMP.

Trump juga kembali menegaskan hubungannya dengan Kim tetap "baik".

Baca: Kesal Sama Mesin Pencari Google, Donald Trump Ancam Lakukan Investigasi

Baca: Anak SD Dicabuli 2 Pria Hingga Hamil 7 Bulan. Ini 5 Fakta Dibalik Kejadian Itu

Baca: 6 Nama yang Populer di Indonesia Ini Ternyata Dilarang di Arab Saudi. Simak 51 Nama Lainnya

Presiden berusia 72 tahun itu menyontohkan pembebasan warga AS yang sempat ditahan Korea Utara sesaat sebelum pertemuan di Singapura.

Selain itu, Pyongyang telah menahan diri untuk tidak menggelar uji coba senjata nuklir maupun misil mereka. "Anda tidak melihat uji coba misil, tidak melihat uji coba roket. Kami mendapatkan kembali para sandera.

Dan belum ada lagi uji coba nuklir. Dan itu cukup baik," tambahnya.

Pekan lalu, Trump telah membatalkan rencana perjalanan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo ke Korea Utara, setelah menyimpulkan bahwa tidak ada cukup kemajuan dalam pembicaraan yang ditujukan untuk denuklirisasi Semenanjung Korea.

Lalu pada Rabu (29/8/2018), Trump menuduh China telah mengacaukan upaya AS dalam menekan Korea Utara untuk menyerahkan persenjataan nuklirnya.

"Korea Utara berada di bawah tekanan yang sangat besar dari China karena perselisihan dagang kami dengan pemerintahan Beijing," kata Trump dalam akun Twitter-nya.

"Pada saat yang sama, kami juga mengetahui bahwa China memberikan bantuan besar kepada Korea Utara, termasuk dari uang, bahan bakar, pupuk dan berbagai komoditas lainnya.

Dan hal itu tidaklah membantu," tambah Trump.

Sikap yang ditunjukkan Trump sangat kontras dengan optimisme usai pertemuan dengan Kim di Singapura, di mana dia mengatakan di antara mereka telah terjalin sebuah ikatan dan menegaskan jika Kim akan berkomitmen dengan denuklirisasi.

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump: Saya Lebih Sabar daripada Manusia Mana Pun di Dunia",

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help