KPU Kepri Temukan Tiga Bacaleg Terindikasi Berkasus Korupsi

Tenggat waktu bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan kepada Bacaleg DPRD Kepri ternyata membuahkan hasil.

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Tenggat waktu bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan kepada Bacaleg DPRD Kepri ternyata membuahkan hasil. Berdasarkan tanggapan masyarakat KPU Kepri menemukan tiga bacaleg yang terindikasi pernah berkasus korupsi. Mereka berasal dari tiga partai politik.

"Dua bacaleg berasal dari Partai Berkarya. Sedangkan satu bacaleg lain mendaftar melalui Hanura," ungkap Arison, komisoner KPU Kepri, Sabtu (1/9) siang.

Arison menjelaskan, dua bacaleg dari Partai Berkarya berinisial Hmd, daerah pemilihan Natuna dan Anambas, nomor urut 1. Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Ranai Nomor 99/PID.B/2010/PN. RNI Tahun 2011 tanggal 17 Desember 2010 dengan kasus pidana korupsi dengan pidana penjara atau kurungan 1 tahun 8 bulan.

Bacaleg lain dari Partai Berkarya berinisial Jsn daerah pemilihan Karimun nomor urut 4. Surat putusan Pengadilan Negeri Tanjungpinang: 13/PID.SUS/2013/TIPIKOR.PN.TPI tertanggal 27 Januari 2013 dengan kurungan 1 tahun 1 bulan dan subsider 2 bulan.

Sedangkan bacaleg dari Partai Hanura berinisial Nsd, daerah pemilihan 4 Batam nomor urut 4. Berdasarkan surat putusan PN.PEKANBARU Nomor 49/PID.SUS.PPK/2015/PN.PBR 13 Oktober 2015 dengan kasus tindak pidana korupsi (Pidana UU RI Nomor 31 TH 1999) dengan pidana penjara atau kurungan 1 tahun 0 bulan.

"Partai-partai politik itu sudah dikonfirmasi. Mereka bersedia menggantikannya dengan kader-kadernya yang lain selama 1 - 4 September 2018," tegas Arison. (*)

Baca selengkapnya di Harian Tribun Batam edisi Minggu (2/9/2018)

Penulis: Thom Limahekin
Editor: Rimna Sari Bangun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help