TANJUNGPINANG TERKINI

Personel TNI AL-TNI AU Tanjungpinang Simulasi Evakuasi Korban Perompakan, Begini Penampakannya

Pesawat helikopter digunakan untuk mengevakuasi para korban yang mengalami luka akibat serangan perompak

Personel TNI AL-TNI AU Tanjungpinang Simulasi Evakuasi Korban Perompakan, Begini Penampakannya
tribunbatam/wahib waffa
Suasana simulasi penyelamatan korban perompakan di laut. Personel TNI AL dan TNI AU Tanjungpinang bersama melakukan simulasi 

TRIBUNBATAM.ID, TANJUNGPINANG-Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno, menghadiri acara penutupan latihan Evakuasi Medis Udara (EMU)

yang digelar Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) dan Wing Udara 2 Tanjungpinang. Kegiatan tersebut berlangsung di Anjung Cahaya Tepi Laut, Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Mantan Wadan Lantamal yang kini menjadi Komandan Puspenerbal Laksamana Pertama TNI Dwika Tjahja Setiawan saat menutup kegiatan tersebut antara lain

mengatakan Puspenerbal bersama Wings Udara 2 Tanjungpinang melaksanakan latihan EMU TA 2018 di Wilayah Barat Indonesia guna mendukung tugas TNI AL.

Suasana simulasi penyelamatan korban perompakan di laut
Suasana simulasi penyelamatan korban perompakan di laut (tribunbatam/wahib waffa)

Baca: Jack Ma di Indonesia, Inilah Pesan Inspiratif Sang Manusia Rp570 Triliun untuk Anaknya

Baca: Inilah Alasan Tim Nanggala, Intelijen Tempur Kopassus Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Baca: Jangan Sekalipun Starter Mobil Dalam Keadaan AC Menyala, Begini Risikonya

Latihan ini bertujuan untuk melatih awak pesawat udara dalam rangka melakukan kegiatan EMU.

"Kegiatan ini juga harus memiliki manfaat kepada daerah, sehingga kami menggabungankan kekuatan dengan kekuatan medis yang berada di Tanjungpinang.

Kami juga melibatkan semua unsur kesehatan seperti Rumah Sakit Angkatan Laut, Rumah Sakit Umum Daerah dan unit-unit kesehatan lainnya. Intinya bagaimana kami

memberikan keamanan dan kenyamanan kepada warga Tanjungpinang bila terjadi musibah, kita sudah mampu menghadapi serta melaksanakan penyelamatan," kata Dwika kepada wartawan, Sabtu (1/9/2018).

Ditambahkan Dwika, Tanjungpinang ini sarana yang paling utama adalah transportasi laut bisa diliihat setiap lima belas menit ataupun setengah jam lintasan kapal Ferry

cukup panjang dan banyak karena itu latihan EMU perlu dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi situasi yang terburuk.

Suasana simulasi TNI AL dan TNI AU penyelamatan korban perompakan di Tanjungpinang
Suasana simulasi TNI AL dan TNI AU penyelamatan korban perompakan di Tanjungpinang (tribunbatam/wahib waffa)
Halaman
12
Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved