TANJUNGPINANG TERKINI

Satlantas Tanjungpinang Pamerkan Alat Canggih Rekonstruksi Lakalantas, Begini Kemampuannya

Alat ini canggih dan bekerja secara otomatis dan tergolong canggih. Artinya petugas lebih mudah dalam melakukan rekonstruksi kejadian lakalantas

Satlantas Tanjungpinang Pamerkan Alat Canggih Rekonstruksi Lakalantas, Begini Kemampuannya
tribunbatam/wahib waffa
Satlantas Polres Tanjungpinang pakai Lancer Scanner saat merekonstruksi kecelakaan di Batu 8 

TRIBUNBATAM.Id, TANJUNGPINANG-Alat baru yang digunakan merekonstruksi atau olah TKP sebuah tragedi kecelakaan telah dimiliki Ditlantas Polda Kepri baru- baru ini.

Alat ini canggih dan bekerja secara otomatis dan tergolong canggih. Artinya petugas lebih mudah dalam melakukan rekonstruksi sebuah kejadian lakalantas.

Alat yang disebut dengan Lancer Scanner ini digunakan untuk yang kedua kalinya di Tanjungpinang setelah di Batam digunakan perdana.

Baca: Pakai Rumus Khusus, Ilmuwan Rumania Ini Menangkan Lotre hingga 14 Kali. Begini Kisahnya

Baca: Jangan Sekalipun Starter Mobil Dalam Keadaan AC Menyala, Begini Risikonya

Baca: Jack Ma di Indonesia, Inilah Pesan Inspiratif Sang Manusia Rp570 Triliun untuk Anaknya

Baca: Jefferson Edri, Sosok di Balik Logo dan Maskot Asian Games 2018, Terinspirasi Filosofi Bung Karno

Seperti apa kecanggihan alat ini, Kasat lantas Polres Tanjungpinang AKP Krisna Yowa Ramadani menjelaskannya sebagai berikut.

"Ini pengadaan dari Mabes Polri untuk Ditlantas Polda Kepri. Alat ini akan menyusun atau mengungkapkan kronologi kecelakaan yang terjadi.

Ada titik-titik yang di masukan ke dalam alat tersebut. Kemudian setelah diseting titik koordinatnya alat ini bekerja memindai tempat kejadian perkara," katanya saat ditanya, Minggu (2/9/2018).

Satlantas Polres Tanjungpinang pakai Lancer Scanner saat merekonstruksi kecelakaan di Batu 8
Satlantas Polres Tanjungpinang pakai Lancer Scanner saat merekonstruksi kecelakaan di Batu 8 (tribunbatam/wahib waffa)

Lebih lanjut beberapa kendaraan yang terlibat akan dapat dipindai dengan alat tersebut. Seperti kendaraan bus, mobil kendaraan bermotor yang terlibat. Setelah itu alat ini dengan otomatis akan melakukan perhitungan.

"Kemudian alat ini juga akan memindai kendaraan yang terlibat seperti mobil bus dan kendaraan bermotor yang terlibat.

Nanti itungan-itungan yang dihasilkan oleh alat ini akan dimasukkan ke dalam program khusus yang akan menghasilkan program animasi yang menggambarkan proses terjadinya kecelakaan," ungkapnya.

Kata Krisna, alat ini akan mengeluarkan hasil animasi gambar tiga dimensi. Setelah terkemas dalam suatu gambaran animasi, pihaknya akan lebih mudah menggunakan hasil tersebut sebagai bahan paparan pada saat pemaparan gelar perkara.

Menurutnya, keberadaan alat ini akan sangat membantu dalam mengidentifikasi terjadinya kecelakaan di jalanan.

"Sangat membantu untuk mengalisa Lakalantas karena terkadang untuk merekonstruksinya itu susah dan ini sangat membantu menyusun atau mengungkapkan kronologi kecelakaan," ungkapnya.

Pantauan Tribun alat tersebut hanya diletakkan tengah jalan lokasi kejadian sesuainya yang telah ditentukan. Lensa yang menyerupai kamera akan bekerja memutar maupun naik turun.

Alat yang tergolong kecil ini digunakan di Tanjungpinang untuk merekonstruksi kejadian lakalantas yang menewaskan dua orang remaja berkendara motor yang tergilas bus di Batu 8.

Dalam kecelakaan itu kata dia dua pengendara motor Revo yang tewas menjadi tersangka karena menyalip mendahului bus hingga akhirnya berbenturan dengan kendaraan yang berlawanan arah dan berakhir jatuh ke badan jalan tergilas bus yang disalipnya. (*)

Penulis: Wahib Wafa
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved