Anambas Terkini

Akses Jalan Kampung Tertua di Pulau Jemaja Dibuka

Pembangunan akses jalan begitu dinantikan masyarakat Desa Rewak Kecamatan Jemaja.

Akses Jalan Kampung Tertua di Pulau Jemaja Dibuka
istimewa
Ilustrasi, Longsor menutup akses jalan di Teluk Denung Dusun Desa Pesisir Timur Kecamatan Siantan, Anambas. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pembangunan akses jalan begitu dinantikan masyarakat Desa Rewak Kecamatan Jemaja.

Desa yang diketahui merupakan salahsatu kampung tertua di Pulau Jemaja itu, baru 2018 ini mendapat sentuhan berupa pembukaan badan jalan dan pengaspalan.

Baca: Pascapenyerangan Teroris, Mapolda Riau Mencekam. Akses Jalan Sekitar TKP Ditutup

Baca: Warga Mulai Padati Kawasan Car Free Night Batam Centre. Akses Jalan Sudah Ditutup

Baca: Akses Jalan Sulit, Warga Kesulitan Masuk ke Lokasi Spot Wisata Depan Batu Tompak Tige

Darwis anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rewak Kecamatan Jemaja mengatakan, harapan agar terbukanya akses jalan yang layak menuju desanya itu memang sudah lama mereka dambakan.

Usulan pun, diakuinya beberapa kali disampaikan baik dalam beberapa forum dan kesempatan saat tamu dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat datang ke desa mereka.

"Masyarakat tidak meminta yang aneh-aneh rasanya, Bang. Hanya jalan ini menuju Kelurahan Letung agar bisa diaspal dan direalisasikan saja. Alhamdulillah memang saat ini sedang dalam proses," ujarnya Senin (3/9/2018).

Masyarakat sadar, terbukanya akses jalan yang memadai menuju desa mereka, tentu akan memberikan dampak positif bagi kemajuan dan perekonomian masyarakat desa. Ia mencontohkan rencana salahsatu resort yang berniat membangun di Dusun Kusik dimana saat ini sedang dalam proses.

Akses telekomunikasi pun, menurutnya mulai dirasakan meski baru dinikmati oleh sebagian masyarakat desa pada beberapa lokasi.

"Kalau jalan sudah terbuka, tentunya ini memberi dampak positif bagi masyarakat desa. Misalnya wisatawan yang datang berkunjung ke desa. Mereka tidak perlu repot-repot lagi untuk menuju desa karena kondisi jalan yang kondisinya sudah diaspal," ungkapnya.

Pembangunan akses jalan dari Desa Landak menuju Desa Rewak di Kecamatan Jemaja sekitar 2.700 meter diketahui menelan anggaran mencapai delapan belas miliar Rupiah lebih. Hervint Liu Direktur PT. Kreasi Prima Sejati sebagai kontraktor pelaksana mengatakan, proses pengerjaan jalan saat ini masih terus dilakukan dengan presentase pekerjaan mencapai 67 persen.

"Untuk pekerjaan memang terus kami lakukan. Memang saat ini masih memadatkan badan jalan," ungkapnya.

Ia pun tidak mengelak, kendala dalam memindahkan material dialami untuk melakukan pengerjaan jalan ini. Proses angkut dari Kecamatan Jemaja Timur menuju lokasi kerja, menurutnya menjadi tantangan tersendiri untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Pihaknya pun menargetkan kalau akhir bulan Oktober 2018 ini proyek tersebut sudah selesai dikerjakan.

"Memang sempat ada kendala. Tapi hanya beberapa hari saja. Sebab, akses jalan yang biasa kami gunakan untuk memindahkan material sedikit sukar untuk dilewati karena ada perayaan HUT RI ke 73 di Kecamatan Jemaja. Dalam hal ini, kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah mendukung dan sejumlah pihak," ungkapnya.(*)

Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved