Aksi Perampasan Ponsel di Sagulung, Sasar Perumahan. Pelaku Masih Remaja

Aksi jambret semakin ganas di Sagulung. Pelaku tak hanya beraksi di jalanan, tapi sudah dalam perumahan

Aksi Perampasan Ponsel di Sagulung, Sasar Perumahan. Pelaku Masih Remaja
tribunbatam/ian pertanian
Kapolsek Sagulung AKP Yuda Surya 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Aksi jambret semakin ganas di Sagulung. Pelaku tak hanya beraksi di jalanan, tapi sudah dalam perumahan.

Seperti terjadi di Perumahan Mantang Blok Q Sei Binti Kecamatan Sagulung, Selasa (28/8/2018) sekitar pukul 15.30 WIB lalu.

Informasi yang dikembangkan Tribun di lapangan, Senin (3/9/2018) dari Pendrianto (46) warga Perumahan Mantang, menuturkan kronologis kejadian dimana saat itu anaknya sedang bermain hp miliknya OPPO F7 warna Merah di depan rumah bersama kawan-kawannya.

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang, Bocah 7 Tahun Asal Nongsa Ditemukan di Jodoh. Ini Penjelasan Kapolsek

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Identitas Pria Ditemukan Gantung Diri di Nongsa Terkuak, Korban Asal Magetan Jawa Timur

Baca: Inilah Alasan Tim Nanggala, Intelijen Tempur Kopassus Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

"Saya kebetulan di dalam rumah, tiba-tiba dua orang mengendarai sepeda motor Mio J, datang dan langsung merampas hape dari tangan anak saya,"kata Pendrianto.

Dia mengatakan tidak mengenal korban, dan tidak tahu dari mana datangnya."Mereka itu bukan warga komplek perumahan Mantang, tidak kenallah pokoknya,"kata Pendrianto.

Dia juga mengatakan sempat teriakin pelaku namun karena jalan keluar dari perumahan mereka banyak kedua pelaku bisa meloloskan diri. "Jalan tembus dari perumahan kami memang banyak bisa ke Anggara, bisa juga ke Dapur 12, dan bisa juga ke Fanindo, makanya mereka bisa kabur," kata Pendrianto.

Kapolsek Sagulung AKP Yuda Surya menjelaskan kedua pelaku sudah diamankan Polsek Sagulung pada Jumat (31/8/2018) sekitar pukul 22.00 WIB di bengkel yang ada di Kavling Saguba.

"Kedua pelaku sudah kita amankan, pelaku masih di bawah umur yakni RF (16) dan HMK, (14)," kata Yuda.

Dari pengembangan sementara kedua pelaku masih berstatus sekolah di salah satu SMP di Sagulung. "Dari pengakuan pelaku mereka melakukan aksi jambret baru satu kali," kata Yuda.

Yuda juga menjelaskan rencananya hape hasil curian hendak dijual dan uangnya mau digunakan untuk bermain warnet. "Dari pengakuan kedua pelaku mereka sering main warnet, jadi uangnya mau digunakan main warnet jika sudah terjual barang hasil curiannya," jelas Yuda.

Dia juga mengatakan untuk penyelidikan lebih lanjut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bapas Anak. "Kedua pelaku kita kenakan pasal 365 KUHP pencurian dengan pemberatan, karena pelaku melakukan perampasan dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara," kata Yuda. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help