Dianggap Meresahkan, Warga Pulomas Bawa Pria Ini ke Polsek Batam Kota. Begini Kejadiannya

Vengki dilaporkan karena sering bermain senapan angin dan panahan di komplek Pulomas Resident Batam Centre. Hal itu membuat warga sekitar waswas

Dianggap Meresahkan, Warga Pulomas Bawa Pria Ini ke Polsek Batam Kota. Begini Kejadiannya
tribunbatam/eko setiawan
Busur panah yang diamankan warga 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Sering meresahkan warga sekitar, Vengki (30) diamankan Unit Reskrim Polsek Batam Kota. Ia ditangkap setelah banyaknya warga yang merasa resah dan membuat laporan ke polisi.

Vengki dilaporkan karena sering bermain senapan angin dan panahan di komplek Pulomas Resident Batam Centre. Hal itu membuat warga sekitar takut dan waswas.

Yuli, sekuriti perumahan yang menjadi saksi mengatakan, beberapa waktu lalu Vengki sempat mengarahkan anak panahnya ke salah seorang warga. Kemudian anak panah itu dilepas. Beruntung tidak terkena orang, anak panah meleset mengenai kaca mobil dan pecah.

Baca: Polsek Bintim Ringkus Dua Buron Kasus Pembobolan Swalayan di Kijang, Tertangkap di Karimun

Baca: Identitas Pria Ditemukan Gantung Diri di Nongsa Terkuak, Korban Asal Magetan Jawa Timur

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

"Dia sering melempar batu, memanah dan bermain senapan angin. Dia juga sering marah-marah tak keruan," ujar Yuli.

Warga juga meminta kepada RT setempat agar segera mengeluarkan Vengki dari kawasan tersebut sebelum jatuh korban.

Puncaknya, korban sepakat mendatangi rumah Vengki untuk melakukan pembicaraan. Sebelum dilakukan pembicaraan, Vengki disebut bertindak arogan.

Busur panah yang diamankan warga
Busur panah yang diamankan warga (tribunbatam/eko setiawan)

Warga yang sudah siap di sana langsung merangkul Vengki, namun sayang Vengki membalas dengan gigitan. Kemudian warga meminta bantuan kepada polisi. Vengki diamankam dan dibawa ke Polsek Batam Kota guna pemeriksaan.

Kanit Reskrim Polsek Batam Kota Iptu Tigor Sinabari mengatakan, Vengki diamankan karena membuat keributan dan memukul ketua RT 001 Perumahan Pulomas. Sampai saat ini, Tigor Sinabariba belum mengetahui apa penyebab kejadian itu.

"Kita masih dalami. Yang pastinya korban sudah membuat laporan tentang pemukulan, lalu pelakunya sudah kita amankan dan masih dimintai keterangan," jelasnya.

Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sebuah panah berukuran besar dan 11 anak panah. Masing-masing mata anak panah itu bisa diganti dengan mata panah yang runcing maupun yang pakai gerigi. Sedangkan senapan angin milik Vengki belum ditemukan. (*)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved