Kasus Dugaan Penelantaran Anak, Rahman dan Akbar Sudah Mulai Riang Gembira

Seperti inilah sekarang keadaan Rahman, 4 tahun 5 bulan dan Akbar 3 tahun, yang sebelumnya diduga ditelantarkan Suryanto, pamannya di Tanjunguncang

Kasus Dugaan Penelantaran Anak, Rahman dan Akbar Sudah Mulai Riang Gembira
tribunbatam/ian pertanian
Kedua orangtua Rahman dan Akbar menangis melihat foto keadaan kedua anaknya di Polsek Batuaji, Selasa (4/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Tidak ada lagi rasa takut, sudah mulai gembira, senyum sudah sering terpancar di wajahnya.

Seperti inilah sekarang keadaan Rahman, 4 tahun 5 bulan dan Akbar 3 tahun, yang sebelumnya diduga ditelantarkan Suryanto, pamannya di Tanjunguncang.

Rahman dan Akbar, adalah kakak beradik dimana selama dua tahun dititipkan orangtuanya kepada Suryanto, yang merupakan adik M. Taher orangtua Rahman dan Akbar. Kedua anak itu di kurung di dalam gudang tanpa atap.

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang, Bocah 7 Tahun Asal Nongsa Ditemukan di Jodoh. Ini Penjelasan Kapolsek

Baca: Bahan Mudah Dicari, Beginilah Cara Bikin 3 Ramuan Alami Penghilang Sakit Asam Urat

Baca: Derita Sakit Batu Ginjal? Inilah Ramuan Tradisional Penghilang Sakit dan Cara Bikinnya

Jika panas keduanya merasakan panas, jika hujan keduanya basah. Selama dua tahun itulah yang dirasakan Rahman dan Akbar, sebelum warga perumahan Central Park Tanjunguncang menggrebek dan menyelamatkan keduanya.

Saat ini Rahman dan Akbar masih dititipkan di Perlindungan anak dan diawasi oleh Polsek Batuaji. Pasalnya kasus Suryanto pelaku penelantaran masih dalam proses penyidikan Polsek Batuaji.

Polsek Batuaji bekerjasama dengan Perlindungan anak untuk merawat dan menjaga anak sampai orangtua Rahman dan Akbar bisa datang ke Batam dari Timur Leste

"Kita sudah sering komunikasi dengan M.Taher orangtua Rahman dan Akbar. Dia akan pulang, jadi kita tunggu kepulangan orangtuanya," kata Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe.

Syafruddin mengatakan untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan, Rahman dan Akbar dirawat pihak Perlindungan anak.

"Dari informasi orangtua Rahman dan Akbar ada saudaranya yang lain di Batam, kita juga bertemu hanya saja kondisi saudaranya tidak memungkinkan bisa merawat Rahman dan Akbar karena sudah tua," kata Syafruddin.

Dia juga mengatakan pihak kepolisian dengan perlindungan anak menunggu kepulungan orangtua Rahman dan Akbar baru Rahman dan Akbar diserahkan. (*)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Agoes Sumarwah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help