Pindah Partai, Ketua DPRD Gunung Kidul Resmi Diganti. Ini Alasan Sebenarnya!

Tidak dicalonkan lagi partainya nyaleg, Ketua DPRD Gunung Kidul mengundurkan diri dan berpindah partai

Pindah Partai, Ketua DPRD Gunung Kidul Resmi Diganti. Ini Alasan Sebenarnya!
Kompas.com/Markus Yuwono
Pengambilan Sumpah Ketua DPRD Gunung Kidul Demas Kursiswanto dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Gunungkidul Senin (3/9/2018) 

TRIBUNBATAM.ID, YOGYAKARTA-Setelah mengundurkan diri karena pindah partai, Ketua DPRD Gunung Kidul, Yogyakarta, Suharno diganti oleh Demas Kursiswanto melalui rapat paripurna istimewa persemian pengangkatan dan pengambilan sumpah Pengganti Antar Waktu (PAW).

Pergantian ini berdasarkan Surat Keputusan Gubernur DIY nomor 236/kep/2018 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Ketua DPRD Kabupaten Gunung Kidul, yang ditandatangani Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 26 Agustus 2018.

Baca: Penyakit Asam Urat Dapat Disembuhkan Total? Begini Jawaban Ahlinya

Baca: Inilah Alasan Tim Nanggala, Intelijen Tempur Kopassus Sering Gunakan ‘Nama Wanita’ Sebagai Kode

Baca: Kebakaran Melanda Pasar Gedebage Bandung, Api Melahap Habis Kios-kios di Pasar

Rapat paripurna istimewa ini sekaligus mengisi kekosongan anggota DPRD Gunungkidul yang ditinggalkan Suharno kepada Bernedus Dwi Winasto melalui Keputusan Gubernur DIY nomor 236/kep/2018 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Gunung Kidul.

"Wisata minat khusus mancing menjadi target kami dalam dua tiga bulan ke depan," kata ketua DPRD Gunung Kidul yang baru, Demas kepada wartawan di gedung DPRD Gunung Kidul, Senin (3/9/2018).

Wisata minat khusus, yakni memancing melalui ketinggian tebing menjadi fokus utama program kerja ke depan karena aktivitas ini tidak hanya disukai oleh wisatawan dalam negeri tetapi juga mancanegara.

"Nanti kami mendorong pembukaan wisata minat khusus baru Handayani Rock Fishing di Pantai Selatan. Peminatnya tidak hanya wisatawan lokal namun juga asing," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga fokus pada penyelesaian pembahasan APBD Perubahan. Menindaklanjuti penandatanganan nota kesepakatan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioriorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2018.

Pengambilan Sumpah Ketua DPRD Gunung Kidul Demas Kursiswanto dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Gunungkidul Senin (3/9/2018)
Pengambilan Sumpah Ketua DPRD Gunung Kidul Demas Kursiswanto dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Gunungkidul Senin (3/9/2018) (Kompas.com/Markus Yuwono)

Bupati Gunung Kidul Badingah berharap, pergantian ketua DPRD hasil PAW makin mempererat hubungan kerja sama dengan pemerintah daerah. Eksekutif dan legislatif bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris DPRD Gunung Kidul, Agus Hartadi mengatakan, Suharno tidak mendapatkan uang pesangon meski sudah menjabat sebagai ketua DPRD.

Hal ini didasari surat keputusan pengunduran diri dan pemberhentian dari partai politik pengusung.

"Setelah pensiun tidak akan mendapatkan pesangon, Pak Harno tidak mendapatkan hak pensiun karena mengundurkan diri," katanya.

Mantan Ketua DPRD Gunung Kidul Suharno mengatakan, pengunduran dirinya karena maju calon anggota legislatif melalui Partai Nasdem, setelah PDI Perjuangan tak lagi mencalonkan dirinya. (*)

Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pindah Partai, Ketua DPRD Gunung Kidul Resmi Diganti

Editor: Agoes Sumarwah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved