Terlalu Banyak yang Ditahan, KPK Sebar 22 Anggota DPRD Kota Malang di Lima Rutan

Sebanyak 22 anggota DPRD Kota Malang itu diduga menerima hadiah atau janji dari Wali Kota nonaktif Malang Moch. Anton dan dugaan gratifikasi.

Terlalu Banyak yang Ditahan, KPK Sebar 22 Anggota DPRD Kota Malang di Lima Rutan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Anggota DPRD Kota Malang Sahrawi usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (17/4/2018). KPK menahan 22 anggota DPRD Malang terkait dugaan suap dari Wali Kota Malang terkait pembahasan APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015. 

Penulis: Dennis Destryawan

TRIBUNBATAM.id,  JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan 22 anggota DPRD Kota Malang yang ditetapkan sebagai tersangka per hari ini, Senin (3/9/2018).

"Para tersangka ditahan 20 hari pertama di sejumlah rutan," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin (3/9/2018).

Karena banyaknya tersangka yang ditahan, KPK terpaksa menyebar 22 angtgota DPRD malang tersebut di lima Rutan di Jakarta.

Untuk tersangka Arief Hermanto (PDI-P), Teguh Mulyono (PDI-P), Mulyanto (PKB), Choeroel Anwar (Golkar), dan Suparno (Gerindra), ditahan di rutan yang sama.

"Kelima tersangka ditahan di Rutan Polda Metro Jaya," ucap Febri.

Baca: KPK Tetapkan 22 Anggota DPRD Malang Jadi Tersangka. Begini Kasus di Baliknya

Baca: Separo Anggota DPRD Malang Tersangka Korupsi, Ini Daftarnya

Sedangkan Imam Ghozali (Hanura), Moh Fadli (NasDem), Asia Iriani (PPP), Indra Tjahyono (Demokrat), Een Ambarsari (Gerindra), dan Ribut Haryanto (Golkar) ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur.

Kemudian Bambang Triyoso (PKS), Soni Yudiarto (Demokrat), Harun Prasojo (PAN), Teguh Puji Wahyono (Gerindra), dan Choirul Amri (PKS) di Rutan Polres Jakarta Selatan.

Sementara, Afdhal Fauza (Hanura) di Rutan Polres Jakarta Pusat.

Selanjutnya, Diana Yanti (PDI-P), Sugiarto (PKS), Syamsul Fajrih (PPP), Hadi Susanto (PDI-P), Erni Farida (PDI-P), ditahan di Rutan yang sama, "Mereka ditahan di Rutan KPK Gedung K4," kata Febri.

Halaman
12
Editor: Alfian Zainal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help