Karimun Terkini

Warga Hentikan Proyek Drainase Desa Parit Dua. Ini Penyebab Kemarahan Warga

Dinilai menyalahi aturan, sebagian warga memberhentikan proyek pengerjaan drainase di RW 06 Desa Parit Dua, Kecamatan Karimun, Minggu (2/9/2018).

Warga Hentikan Proyek Drainase Desa Parit Dua. Ini Penyebab Kemarahan Warga
Tribun Batam
Warga menunjukan proyek drainase Desa Parit Dua yang dianggap menyalahi aturan. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dinilai menyalahi aturan, sebagian warga memberhentikan proyek pengerjaan drainase di RW 06 Desa Parit Dua, Kecamatan Karimun, Minggu (2/9/2018).

Alasan dari tindakan warga menghentikan pengerjaan proyek tersebut karena merasa adanya banyak ditemukan penyimpangan dan terkesan asal jadi.

Baca: Proyek Drainase tak Tembus Parit Besar, Warga Bida Ayu Kesal Banjir tak akan Teratasi

Baca: Tinjau Proyek Drainase, Rudi Minta Parit yang Dibangun Tak Lurus Dibongkar dan Dibangun Lagi

Baca: Tahun 2019 Bupati Bintan Ingin Bangun Jalan Kampung dan Drainase Desa! Ini Syaratnya!

Diantaranya adalah nilai ketahanan dari bangunan drainase tersebut. Warga melihat adanya penggunaan campuran pasir laut (pantai) dan pasir darat dalam adukan semen.

"Sementara di dalam RAB harus menggunakan pasir darat. Tidak dibenarkan menggunakan pasir laut. Itupun setelah diprotes warga baru mereka (pengelola proyek) sibuk ambil pasir darat," kata seorang warga Bi.

Atas tindakan yang dilakukan oleh pihak pengelola proyek, menurut warga, sudah tidak sesuai lagi dengan dana yang dianggarkan.

"Ini sudah tidak sesuai dengan dana yang dianggarkan," ujar warga lain.

Diketahui anggaran pembangunan drainase di Desa Parit dua, RW 06 berasal dari dana desa dari Kementrian Desa, Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Tahun anggaran 2018 dengan total nilai Rp 192.375.100. (*)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help