Depresiasi Rial Iran Seret Nilai Tukar Rupiah ke Atas Rp 14.900 per Dolar AS

Mata uang rial Iran sudah melemah cukup dalam tiga hari berturut-turut dan pelemahannya sudah mencapai 70% secara year-to-date

Depresiasi Rial Iran Seret Nilai Tukar Rupiah ke Atas Rp 14.900 per Dolar AS
THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI
Ilustrasi rupiah 

Perry mengatakan, sejak Kamis (30/8), BI telah masuk ke pasar sekunder SBN.

“Kamis dan Jumat lalu maupun kemarin (Senin 3 September 2018) kami beli SBN. Jumat kami beli SBN Rp 4,1 triliun yang dijual asing. Kemarin (Senin) kami beli dari pasar sekunder Rp 3 triliun,” ujar Perry di Gedung DPR RI, Selasa (4/9).

Dengan demikian, bila dihitung, BI sudah mengeluarkan Rp 7,1 triliun untuk intervensi SBN di pasar sekunder.

Selain itu, Perry mengatakan, dengan fokus jangka pendek bank sentral yang lebih kepada stabilisasi khususnya rupiah, BI juga telah menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,5% sejak awal tahun ini. Hal ini juga merupakan upaya stabilkan nilai tukar.

“Ini agar imbal hasil aset-aset keuangan khususnya SBN tetapi menarik,” ucapnya

Dengan menaikkan suku bunga acuan, kata Perry masih terjadi masuknya aliran modal asing pada Juli-Agustus lalu.

Untuk itu, ia berpendapat, rupiah masih akan terus membentuk level-leve resisten baru. Ia memperkirakan besok rupiah masih akan terkosolidasi dan bergerak dalam rentang yang lebar karena volatilitas pasar yang tinggi.

"Proyeksinya besok rupiah masih berada di kisaran Rp 14.900 sampai Rp 15.000 per dollar AS," pungkas Juniman.

Editor: Alfian Zainal
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved