Tahukah Anda? Polwan Lahir di Kota Bukittinggi, dan 6 Wanita Inilah yang Pertama Jadi Polisi Wanita

Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revanto menceritakan bagaimana sejarah berdirinya Polisi Wanita (polwan) di Indonesia

Tahukah Anda? Polwan Lahir di Kota Bukittinggi, dan 6 Wanita Inilah yang Pertama Jadi Polisi Wanita
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO/KOLEKSI ADRINKAHAR/BLOGSPOT
Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revanto dan 6 wanita pertama yang jadi Polwan di Indonesia di Bukittinggi 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tribuners, ternyata dulu yang masuk ke organisasi kepolisian itu hanyalah para laki-laki.

Nah, ada yang tau gak sih sejarah terbentuknya Polwan itu sendiri?

Pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polwan yang ke 70 digelar Polisi Daerah (Polda) Kepri, saat bertindak sebagai Inspektur upacara, Kapolda Kepri, Irjen Pol Andap Budhi Revanto menceritakan sejarah berdirinya Polwan Indonesia.

Baca: VIDEO - Rayakan HUT Ke-70, Polwan Tunjukkan Sejumlah Atraksi Bermotor

Baca: Hari Jadi ke-70 Polwan, Kapolda Kepri Sebut Banyak Polwan Duduki Jabatan Strategis

Baca: Rayakan HUT Ke-70, Polwan Tunjukkan Sejumlah Atraksi Bermotor di Temenggung Abdul Jamal, Batam

Disampaikanya, Polwan lahir pada 1 September 1948, di kota Bukittinggi Sumatera Barat.

Polwan, dapat didefenisikan sebagai satuan Polisi khusus yang berjenis kelamin wanita.

Enam wanita yang menjadi Polisi Wanita pertama di Indonesia di Bukittinggi, Sumatera Barat (dokumentasi koleksi adrinkahar)

Setelah Indonesia merdeka, Organisasi Wanita dan Wanita Islam mengajukan permohonan kepada Pemerintah dan Jawatan Kepolisian Negara untuk mengikut sertakan wanita dalam pendidikan kepolisian guna menangani masalah kejahatan yang melibatkan anak-anak dan wanita dengan alasan kurang pantas seorang laki-laki memeriksa atau menggeledah tersangka wanita yang bukan muhrimnya, dan di khawatirkan adanya perlakuan kurang terhormat terhadap tersangka wanita selama dalam tahanan.

"Hingga pada 1 September 1948 Jawatan kepolisian Negara untuk Sumatera yang berkedudukan di Bukittinggi membuka kesempatan bagi wanita mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Bukittingi yang diikuti oleh 6 orang wanita di ranah Minang," katanya, Senin (03/09/2018).

Keenam perempuan itu, lanjut Andap mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di Sekolah Polisi Negara Bukittinggi pada 1 September 1948.

Baca: Selamat Hari Pelanggan Nasional! Inilah Sejarah dan Sosok yang Mencetuskan Hari Pelanggan Nasional

Baca: Hujan Deras Guyur Bintan Sejak Pagi, Listrik Padam. Ruko di Toapaya Gelap Gulita

Baca: Celana Dalam Canggih Ini Dilengkapi Bluetooth, Ini Fungsinya

Tanggal itulah yang kemudian dijadikan sebagai hari lahirnya polisi wanita.

Halaman
12
Penulis: Endra Kaputra
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help