BATAM TERKINI

Ada yang Belum Tahu Aturan Drop Out, 15 Menit Parkir Tidak Perlu Bayar, Ini Kata Anggota DPRD Batam

"Seharusnya sudah disosialisakan oleh Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan BP2RD," ujar Jeffry

Ada yang Belum Tahu Aturan Drop Out, 15 Menit Parkir Tidak Perlu Bayar, Ini Kata Anggota DPRD Batam
tribunbatam/argianto
Sorang juru parkir tengah mengatur kendaraan di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Parkir 15 menit atau drop out apabila masuk dan keluar area layanan parkir tidak perlu membayar. Area ini menacakup, mall, rumah sakit, bandara, pelabuhan, dan lainnya. Ternyata hal ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) kota Batam.

Namun sayangnya Perda tentang penyelenggaraan dan retribusi parkir Kota Batam ini belum disosialisasikan kepada masyarakat. Padahal Perda ini sudah berlaku dan ditandatangani Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sejak (23/4/2018) lalu.

Anggota DPRD Kota Batam, Jeffry Simanjuntak sungguh menyesalkan tidak adanya sosialisasi ini. Seharusnya, setelah perda ketuk palu di Paripurna, pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam sudah bisa melakukan sosialisasi.

"Seharusnya sudah disosialisakan oleh Pemko Batam, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi (BP2RD)," ujar Jeffry di kantor Wali Kota Batam, Kamis (6/9/2018).

Baca: sscn.bkn.go.id - Siapkan Berkas, Menpan-RB Sebut Penerimaan CPNS 2018 Rekrut Banyak Tenaga Guru

Baca: Jambret HP saat Pengendara Baca Pesan, Dua Pelajar di Karimun Diamankan Polisi

Baca: Film Captain Marvel - 10 Hal yang Patut Kamu Ketahui Tentang Film Captain Marvel

Jefry menambahkan selama proses menunggu evaluasi Gubernur pun atas Perda ini, seharusnya bisa tetap dilaksanakan proses sosialisasi. Karena evaluasi Gubernur tidak mengubah secara keseluruhan isi dari Perda tersebut. Karena itu, aturan mengenai bebas biaya parkir untuk drop out kurang dari 15 menit, belum dapat dijalankan.

Jeffry meminta agar Pemko Batam bisa melakukan sosialisasi demi kenyamanan masyarakat. Sehingga jika aturan ini tidak dilaksanakan maka yang perlu bertanggung jawab adalah Pemko Batam.

"Kalau kami (DPRD) sudah melakukan tugas. Tinggal Pemkolah yang mengeksekusinya," tegasnya. (rus)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved