KARIMUN TERKINI

Disuruh Jualkan Motor, Pria Ini Malah Gadaikan BPKB Untuk Modal Usaha, Berikut Kronlogisnya

"Korban minta tersangka menjualkan motornya. Namun setelah ditunggu tersangka tidak kunjung datang," kata Rizal, Kamis (6/9/2018).

Disuruh Jualkan Motor, Pria Ini Malah Gadaikan BPKB Untuk Modal Usaha, Berikut Kronlogisnya
TRIBUNBATAM/ELHADIF PUTRA
Kapolsek Balai Karimun, AKP Yanuar Rizal saat mengekspos tiga kasus tindak pidana yang telah diungkap pihaknya, Kamis (6/9/2018) 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN-Karena ingin membuka usaha kedai kopi, seorang pria di Karimun, Ra (34) menggelapkan BPKB sepeda motor milik kenalannya.

Tindakan Ra tersebut dipaparkan Kapolsek Balai Karimun, AKP Yanuar Rizal saat mengekspos tiga kasus tindak pidana yang telah diungkap pihaknya. Ketiga kasus tersebut adalah penggelapan, judi online jenis siejie dan curas yang dilakukan oleh dua remaja laki-laki.

Dipaparkan Rizal, tindakan penggelapan yang dilakukan Ra bermula ketika korban bernama Bob Yanuar meminta bantuannya untuk menjualkan sepeda motor dengan harga Rp 21,5 juta di pada Desember 2017.

Korban kemudian menyerahkan BPKB Yamaha R15 bernomor polisi BP 5219 GK miliknya kepada Ra.

"Korban minta tersangka menjualkan motornya. Namun setelah ditunggu tersangka tidak kunjung datang," kata Rizal, Kamis (6/9/2018).

Baca: Pertamina Tegaskan Isu Harga BBM Naik Signifikan adalah Hoax

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Hanya di sscn.bkn.go.id. Jadwal Pendaftaran Dimulai Minggu Kedua September

Baca: September, Empat Kali Penerbangan Langsung Batam - Dongsheng China, Tapi Untuk Charter

Dua hari berikutnya korban menanyakan perihal BPKB yang diserahkannya kepada Ra. Kepada korban, Ra mengaku telah menggadaikan BPKB tersebut ke sebuah perusahaan pembiyaan sebesar Rp 10 juta.

"Penyebabnya karena fakfor ekonomi. Hasil dari gadai BPKB itu, untuk usaha kedai kopi," ujar Rizal.

Korban sempat memberikan kesempatan agar Ra mengembalikan BPKB miliknya. Namun setelah tujuh bulan tak dikembalikan, korban akhirnya membuat laporan polisi di Polsek Balai Karimun pada Juli 2018. Setelah melakukan penyelidikan, Ra akhirnya diamankan polisi pada Sabtu (1/9/2018).

Sementara untuk kasus judi siejie online, polisi menangkap seorang pria berinisial Mm. Mm merupakan bandar judi online menggunakan aplikasi internet. Setiap harinya Mm meraih omset Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

Untuk kasus curas, Polsek Balai Karimun mengamankan dua remaja berinisial Rr (15) dan Da (14) yang masih berstatus pelajar. Keduanya menjambret seorang wanita di kawasan Coastal Area. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help