Anggota DPRD Malang Ini Terima Suap Rp 22 Juta Tapi Lolos Jeratan Hukum. Ternyata Ini Sebabnya!

Subur Triono, anggota DPRD Malang lolos dari jeratan hukum meskipun menerima uang suap Rp 22 juta. Ini sebabnya.

Anggota DPRD Malang Ini Terima Suap Rp 22 Juta Tapi Lolos Jeratan Hukum. Ternyata Ini Sebabnya!
Istimewa
Ilustrasi suap 

TRIBUNBATAM.id, MALANG - Subur Triono, anggota DPRD Kota Malang fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), menjadi satu anggota dewan yang tersisa pascapenahanan 41 dari 45 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Mereka terseret kasus suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun anggaran 2015.

Toh Subur Triono tidak membantah dirinya juga menerima uang tersebut.

Namun, Subur mengaku sudah mengembalikannya saat kasus itu mencuat untuk yang pertama kalinya tiga tahun lalu.

Hal ini berbeda dengan anggota lainnya yang masih berusaha untuk mengelak.

"Saya secara pribadi punya pendapat yang lain. Kita harus kooperatif menghadapi masalah - masalah tersebut," katanya di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (6/9/2018).

Subur mengatakan, dirinya mengembalikan uang sebesar Rp 22 juta kepada KPK.

Baca: Banyak Puskesmas Over Kapasitas Layanan, Ini Jumlah Minimal di Batam

Baca: Walau Hujan Sebentar, Ruas Jalan di Tiban ini Bisa Tergenang Berjam-jam

Baca: Tarif PPh Impor Terbaru Segera Berlaku Mulai 13 September

Uang itu merupakan hasil suap pembahasan APBD-P tahun anggaran 2015 atau 'pokir' dan pengadaan lahan sampah di TPA Supit Urang atau dikenal dengan 'uang sampah' yang diterimanya.

"Sampah dan pokir, Rp 22 juta yang saya kembalikan," katanya.

Subur menjelaskan kenapa dirinya langsung mengembalikan uang yang diterimanya.

Halaman
12
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help