BATAM TERKINI

Jadi Komisaris Pelindo, Lukita Tetap Jalankan Tugas Pimpinan BP Batam

"Tak ada masalah. Komisaris inikan tugasnya untuk membimbing, memberikan arahan. Ya, seperti dewan pengawas, dan itu dibenarkan aturan," kata Taofan

Jadi Komisaris Pelindo, Lukita Tetap Jalankan Tugas Pimpinan BP Batam
INSTAGRAM/BP BATAM
Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo 

TRIBUNBATAM.id, BATAM-Kasubdit Humas BP Batam, Mohamad Taofan menilai, jikapun informasi Lukita Dinarsyah Tuwo diangkat menjadi Komisasris di Pelindo I itu benar, sebenarnya tak ada masalah dengan posisi Kepala BP Batam saat ini.

Dalam artian, Lukita tetap bisa menjalankan tugasnya sebagai pimpinan BP Batam, kendati diangkat sebagai komisaris di Pelindo I.

"Tak ada masalah. Komisaris inikan tugasnya untuk membimbing, memberikan arahan. Ya, seperti dewan pengawas, dan itu dibenarkan aturan," kata Taofan, Jumat (7/9/2018).

Melihat pengalaman sebelumnya, kejadian seperti ini, pernah terjadi di zaman kepemimpinan Mustafa Widjaja sebagai Kepala BP Batam. Saat itu, selain pimpinan BP Batam, Mustafa juga menjalankan tugas sebagai komisaris di Pelindo I.

Direktur PTSP dan Humas BP Batam kala itu, Dwi Djoko Wiwoho membenarkan informasi tersebut. Namun menurutnya, rangkap jabatan tersebut tidak menjadi masalah besar dan tidak melanggar aturan.

Baca: Lukita Jadi Komisaris Pelindo. Apakah Masih Pimpin BP Batam, Berikut Penjelasannya

Baca: Polresta Barelang Dapat 12000 Blanko, Kini Buat SIM Tidak Perlu Nunggu Lagi

Baca: Pj Walikota Dukung Konferwil PWI Tanjungpinang-Bintan, Ini Harapan Raja Ariza

Dengan diangkatnya Lukita sebagai komisaris di Pelindo, ada harapan BP Batam dan Pelindo dapat bersinergi dalam membangun Batam ke depannya. Khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelabuhan, yang menjadi wilayah kerja Pelindo I.

Apalagi belum lama ini, BP Batam dan Pelindo I juga sudah mengikat kerjasama. Itu dalam pengembangan pengelolaan dan pengoperasian peti kemas di pelabuhan Batuampar.

Penandatanganan nota kesepahaman ditandatangani langsung Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Direktur Pelindo 1 saat itu, Bambang Eka Cahyana, pada Rabu (25/7/2018) di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat.

"Penandatanganan nota kesepahaman itu merupakan wujud upaya BP Batam selaku pengelola dan juga regulator di wilayah KPPB Batam dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan dan pengelolaan peti kemas di pelabuhan Batuampar," kata Lukita saat itu.

Kerjasama itu juga menjadi langkah awal dan penting bagi Batam untuk meningkatkan kapasitas pelabuhan. Sehingga kedepannya Batam akan memiliki market perkapalan. Market perkapalan tidak hanya terhenti di Singapura, tetapi bisa masuk ke Batam, demi memenuhi kebutuhan semua pihak. (wie)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help