SBY Ultimatum Roy Suryo: Selesaikan Kasus Barang Negara Dalam 7 Hari

DPP Partai Demokrat melalui SBY meminta kepada Roy untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dalam 7 hari terhitung Jumat (7/9/2018).

SBY Ultimatum Roy Suryo: Selesaikan Kasus Barang Negara  Dalam 7 Hari
https://www.instagram.com/aniyudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono 

TRIBUNBATAM.id - Polemik barang milik negara antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Roy Suryo hingga kini belum juga usai.

DPP Partai Demokrat melalui SBY meminta kepada Roy untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dalam 7 hari terhitung Jumat (7/9/2018).

"Roy Suryo diberikan waktu 7 hari untuk menyelesaikan masalah ini," kata Ketua Divisi dan Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

DPP meminta Roy yang menjabat Wakil Ketua Umum Demokrat tersebut untuk menemui pihak Kemenpora dan juga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang merilis lebih tiga ribu barang negara yang belum dikembalikan Roy. Roy diminta menyelsaikan permasalahan tersebut dengan baik-baik dan bijaksana.

"Ini jadi kita harap, dengan pertemuan antara kedua belah pihak kalau juga di sana ada BPK, jadi ketiga belah pihak kita harapkan masalah ini segera tuntas," ujarnya.

Polemik Roy dengan Kemenpora tersebut bermula dari surat yang diterbitkan Kemenpora tertanggal 1 Mei 2018. Surat tersebut ditujukan kepada Roy sebagai mantan Menpora. Dalam surat tersebut Kemenpora meminta Roy mengembalikan 3226 barang milik negara yang belum dikembalikan.

Menanggapi hal tersebut Roy yang merupakan politisi demokrat tersebut merasa difitnah. Ia tidak pernah merasa membawa barang milik negara sewaktu menjabat menteri. Roy mengatakan tudingan tersebut fitnah dan kental muatan politis.

"Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan masih saya bawa, padahal tidak sama sekali," ujar Roy.
Ferdinand juga menjelaskan bahwa SBY tak menghadiri pertemuan ketua partai politik koalisi Prabowo-Sandiaga karena alasan menyelesaikan masalah yang membelit Roy Suryo. SBY memimpin langsung rapat khusus terkait masalah yang dialami Roy Suryo.

Demokrat menilai, persoalan yang mendera Roy Suryo itu perlu segera diselesaikan. Sebab, bila tak diselesaikan, masalah itu dinilai bisa berimbas kepada Partai Demokrat di Pemilu 2019. "Kami anggap penting sekali harus diselesaikan dan dicarikan solusinya," kata Ferdinand.

Sementara itu saat dikonfirmasi soal ultimatum dari SBY, Roy Suryo mengucapkan banyak terima kasih. Ia tidak menyangka Partai Demokrat mau memberikan bantuan dan nasihat terkait kasus polemik barang milik negara yang seharusnya menjadi masalah pribadi bukan partai.

"Saya berterima kasih juga kepada Partai Demokrat, khususnya kepada Bapak SBY, Meski peristiwa ini tidak ada hubungannya sama sekali dengan urusan Partai, namun arahan, bimbingan dan bantuannya dalam mensikapi masalah ini sangat benar-benar membantu," ujar Roy.

Roy juga menjelaskan alasan dirinya tak menghadiri acara HUT PD dan SBY hari ini. Dia mengatakan harus pergi ke luar kota dan tak bisa hadir di acara itu.

"Terakhir, mohon maaf juga kepada rekan-rekan yang mungkin tadi siang sempat menunggu saya di kediaman Bapak SBY di Mega Kuningan, karena memang kebetulan saya harus mengejar penerbangan ke luar kota, maka tidak sempat memberikan statement langsung. Jadi benar-benar hanya masalah keterbatasan waktu saja. Terima kasih," kata Roy.

Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help