Siswa SPN yang Diborgol Diserahkan ke Keluarga. Erry Syahrial: Orangtua Siswa Akan Lapor ke Polisi

Orangtua siswa yang ditangkap, diborgol dan dipersekusi di Hang Nadim Batam berencana membuat laporan resmi ke Polresta Barelang

Siswa SPN yang Diborgol Diserahkan ke Keluarga. Erry Syahrial: Orangtua Siswa Akan Lapor ke Polisi
FACEBOOK/ERRY SYAHRIAL
Komisioner Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia Daerah (KPPAID) Kepri Erry Syahrial (kanan) bersama Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki terkait kasus penangkapan siswa SPN Dirgantara 

TRIBUNBATAM.id,BATAM -  Orangtua siswa SPN Dirgantara Batam yang ditangkap, diborgol dan dipersekusi di bandara Hang Nadim Batam berencana membuat laporan resmi ke Polresta Barelang, Batam.

Hal itu disampaikan Komisioner Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia Daerah (KPPAID) Kepri Erry Syahrial, Minggu (9/9/2018).

"Korban sudah divisum kemarin (sabtu) malam, tapi hasilnya belum keluar. Namun orangtuanya berencana membuat laporan ke Polresta Barelang. Mungkin besok, karena hari ini Minggu," kata Erry Syahrial.

Baca: Siswa SPN Dirgantara Batam Diborgol dan Ditahan Pihak Sekolah Gara-gara Tuduhan Mencuri

Baca: Siswa SPN Tanjungbatu Dikabarkan Meninggal Dunia. Ini Penjelasan Pihak RSUD Muhammad Sani

Baca: BREAKINGNEWS: Komisioner KPPAID Kepri Berunding dengan Sekolah Terkait Kabar Penahanan Seorang Siswa

Erry juga menyampaikan, bahwa kemarin malam korban sudah dijemput langsung oleh Eri dan pihak kepolisian ke sekolah setelah dirinya sudah berkordinasi dengan Kadisdik Kepri, dan pihak Kadisdik juga langsung menelpon pihak sekolah.

"Nah setelah itu kita langsung menjemput korban dari sekolahnya bersama pihak kepolisian dari Polresta Barelang,"katanya.

Erri juga memberitahu, setelah korban dijemput dan diserahkan pada orangtuanya, pihak kepolisian sudah menanyakan kepada korban dan orangtuanya tentang kronologis kasus tersebut.

Pihak sekolah juga sudah dimintai keterangan di Polresta Barelang untuk menjelaskan apa yang menjadi penyebab masalah yang membuat korban diborgol dan dijemput paksa dari Bandara Hang Nadim Batam.

"Setelah semuanya sudah dimintai keterangan, pihak kepolisian mempersilahkan orangtua korban membuat laporan jika ingin mengambil langka hukum kepada pihak sekolah dan lainnya," kata Erry.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help