CPNS 2018

9 Hari Lagi Pendaftaran di sscn.bkn.go.id Dibuka - Berikut Informasi Lengkap CPNS 2018

Penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2018 akan dimulai pada 19 September 2018 atau tunggal sembilan hari lagi.

9 Hari Lagi Pendaftaran di sscn.bkn.go.id Dibuka - Berikut Informasi Lengkap CPNS 2018
FOTO KOMPAS.com
Ilustrasi CPNS 2018 
Infografik: Rekrutmen CPNS 2018 Dalam Angka
Infografik: Rekrutmen CPNS 2018 Dalam Angka (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA -  9 Hari Lagi Pendaftaran di sscn.bkn.go.id Dibuka - Berikut Informasi CPNS 2018 yang Perlu Kamu Ketahui

Penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2018 akan dimulai pada 19 September 2018 atau tunggal sembilan hari lagi

Pada tanggal itu pulan portal sscn.bkn.go.id untuk tempat pendaftaran baru akan dibuka aksesnya.

Berdasarkan siaran pers yang dilansir akun BKN di Twitter, disebutkan berdasarkan Rapat Koordinasi Nasional Pengadaan CPNS oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Hotel Bidakara Jakarta pagi ini Kamis, (6/9/2018) telah disampaikan bahwa pendaftaran akan dibuka 19 September 2018.

Baca: Hari Olahraga Nasional 2018 dalam Euforia Asian Games 2018! Ini Sejarah Awal Haornas Diperingati

Baca: Puasa 10 Muharram Bisa Hapuskan Dosa Kecil Setahun. Ini Lafadz dan Niat Puasa Asyura

Baca: Hasil Lengkap & Klasemen MotoGP Setelah GP San Marino. Andrea Dovizioso Geser Valentino Rossi

Disebutkan bahwa total formasi yang tersedia untuk diperebutkan pelamar:

Total formasi yang dibutuhkan: 238.015 orang

Untuk Instasi Pusat (76 Kementerian/Lembaga): 51.271 orang

Untuk 525 Instansi Daerah: 186.744 orang

Kepala BKN Bima Haria Wibisana selaku Ketua Pelaksana Seleksi Nasional CPNS menyebutkan, sistem pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 akan dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional via http://sscn.bkn.go.id dan tidak ada pendaftaran melalui portal mandiri oleh Instansi.

Selanjutnya proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT BKN) baik untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Lebih rinci Kepala BKN menguraikan bahwa BKN mengantisipasi dengan jumlah peserta seleksi yang bisa mencapai 5 hingga 6 Juta orang dan total pelamar akan melampaui total peserta.

Baca: Hasil Lengkap & Klasemen MotoGP Setelah GP San Marino. Andrea Dovizioso Geser Valentino Rossi

Baca: Egy Maulana Vikri Jalani Debut di Tim Utama Lechia Gdansk. Tunjukkan Kecepatan Lewati Pemain Lawan

Baca: Hasil UEFA Nations League, Gol Olivier Giroud Jadi Penentu Kemenangan Perancis atas Belanda

Berdasarkan review seleksi CPNS 2017, kesulitan update data Nomor Indentitas Kependudukan (NIK) menjadi kendala terbanyak pelamar.

Perihal itu BKN berharap sistem dari Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) juga siap.

Untuk kesiapan lokasi tes seleksi CPNS 2018 hingga saat ini direncanakan akan dilaksanakan di 176 titik lokasi yang terdiri dari Kantor BKN Pusat, 14 Kantor Regional BKN dan 14 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, fasilitas mandiri dan kerjasama dengan Pemerintah Daerah.

Untuk update persiapan pendaftaran CPNS 2018, tim SSCN BKN dan admin masing-masing Instansi sedang menginput seluruh formasi.

Dengan demikian web sscn.bkn.go.id akan difungsikan setelah semua K/L/D memasukkan formasi dan persyaratan pelamaran.

Proses ini akan memakan waktu sampai dengan 18 September 2018.

Perihal syarat administrasi pendaftaran, Kepala BKN mengimbau seluruh Instansi penerima CPNS 2018 agar memberikan persyaratan yang wajar dan tidak menyusahkan masyarakat pelamar.

Persyaratan seperti akreditasi dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) harus disesuaikan dengan indeks prestasi di wilayah masing-masing.

Baca: Kisi-kisi Soal CPNS 2018: Ada Tes Karakteristik Pribadi, Ini yang Harus Disiapkan

Baca: Cara Mendaftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id: Akses Dibuka, Bisa Langsung Diunduh

Berikut informasi lengkap seputar CPNS yang harus Anda ketahui:

Pendaftaran

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang nilai ambang batas pengadaan CPNS 2018. (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)
Tahap pendaftaran dan verifikasi administrasi akan dilakukan pada minggu kedua September hingga minggu kedua Oktober 2018.

Pendaftaran akan dilakukan serentak secara online melalui portal sscn.bkn.go.id.

Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan.

Untuk persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh setiap calon pelamar disesuaikan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS.

Seleksi

Pelaksanaan seleksi akan dibuka pada minggu ketiga Oktober 2018.

Ada tiga tahap seleksi yang harus dilalui pelamar, yakni seleksi administrasi, seleksi kompetensi dasar ( SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

Pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Untuk dapat mengikuti seleksi lanjutan, peserta SKD harus melampaui nilai ambang batas (passing grade) seperti diatur dalam Peraturan Menteri PANRB No. 37/2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS 2018.

Pengumuman Kelulusan dan Pemberkasan

Pengumuman kelulusan akan dilakukan pada minggu keempat November 2018.

Pelamar yang sudah dinyatakan lolos seleksi masih harus melalui tahap pemberkasan yang akan dimulai pada bulan Desember 2018.

Formasi

Ada 238.015 lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tersedia untuk diperebutkan oleh pelamar pada tahun 2018 ini.

Rinciannya, 51.271 untuk instansi pusat dan 186.744 untuk instansi daerah.

CPNS yang terpilih untuk instansi pusat nantinya akan ditempatkan di 76 kementerian/lembaga (K/L).

Sementara untuk CPNS di instansi daerah ditempatkan di 525 pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

Jabatan Inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi, Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi, serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

Adapun peruntukan instansi Pemerintah Daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi, Guru Agama sebanyak 8.000 formasi, Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis), serta Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

Formasi khusus

Selain formasi umum, juga terdapat formasi khusus dalam seleksi CPNS 2018. Formasi khusus terdiri dari Putra/Putri Lulusan Terbaik (Cumlaude), Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua dan Papua Barat, Diaspora, Olahragawan Berprestasi Internasional, serta Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori II jabatan guru dan tenaga kesehatan yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti seleksi CPNS.

Terkait dengan pelamar Diaspora, dialokasikan untuk formasi jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa dengan pendidikan minimal Strata 2.

Khusus untuk perekayasa, dapat dilamar dari lulusan Strata 1.

Untuk atlet berprestasi internasional, pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Menpora dan merujuk pada ketentuan Permenpora No. 6/2018 tentang Persyaratan dan Mekanisme Seleksi, dan Pengangkatan Olahragawan Berprestasi menjadi CPNS tahun 2018.

Sementara, mekanisme/sistem pendaftaran untuk tenaga honorer Kategori II dilakukan tersendiri di bawah koordinasi BKN.

Pendaftar dari tenaga honorer kategori II yang telah diverifikasi dokumennya wajib mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Waspada penipuan

HOAKS Daftar Resmi Honorer GTT PTT K2 yang Pasti Diangkat CPNS 2018.(Tangkapan layar) Pelamar diminta untuk selalu memantau informasi terbaru mengenai rekrutmen CPNS ini melalui situs Kementerian PANRB yakni menpan.go.id dan situs Badan Kepegawaian Nasional, yakni sscn.bkn.go.id.

Masyarakat diminta agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang menjanjikan dapat masuk menjadi CPNS dengan memberi imbalan.

Menpan-RB Syafruddin menegaskan bahwa satu-satunya cara menjadi PNS adalah dengan mengikuti proses seleksi. (*)

Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved