Puasa Muharram hingga Santuni Anak Yatim, Simak Amalan Bulan Muharram yang Disunnahkan Berikut Ini

Bulan Muharram adalah bulan yang banyak memberikan keutamaan bagi umat muslim. Apa saja amalan yang disunnahkan?

Puasa Muharram hingga Santuni Anak Yatim, Simak Amalan Bulan Muharram yang Disunnahkan Berikut Ini
(islamidia)
Ilustrasi 

Amalan di Bulan Muharram

Saat tahun berganti, umat Islam pun memasuki bulan Muharram yang dikenal sebagai ladang mencari pahala.

Bersama bulan Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Rajab Mudhar, Muharram menjadi bulan yang dihormati sepanjang tahun Hijriyah.

Ada beberapa amalan yang dapat dilakukan umat Islam selama bulan yang diharamkan Allah SWT untuk berperang ini.

Apa sajakah itu?

1. Berpuasa Sunah Asyura

Selain Ramadan, puasa yang paling utama adalah saat bulan Muharam.

Ini sesuai dengan hadits berikut:

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah (yaitu) Muharram. Sedangkan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam”. (H.R. Muslim (11630) dari sahabat Abu Hurairah radhiyallohu anhu).

Sedangkan anjuran untuk puasa sunah Asyura yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram adalah sebagai berikut:

”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162).

Bila ingin melaksanakan, niat puasa sunah Asyura adalah:

نَوَيْتُ صَوْم عشرسُنَّة لله تَعَالى

“Nawaitu sauma Asyuro sunnatal lillahita’ala”

Artinya: Saya niat puasa hari asyura, sunnah karena Allah ta’ala.

Peserta pawai akbar menyambut Tahun Baru Islam (ist)

2. Berpuasa Sunah Tasu'a

Puasa sunah Tasu'a dilaksanakan pada tanggal 9 Muharam.

Ini berdasarkan pada hadits Nabi berikut:

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata : ” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan” (HR. Muslim).

Namun belum sampai di bulan Muharram tahun berikutnya, ternyata Rasulullah sudah meninggal dunia.

Adapun niat puasa sunah Tasu'a adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْم تَاسُعَاء سُنَّة لله تَعَالى

“Nawaitu sauma tasu’a sunnatal lillahita’ala”

Artinya: Saya niat puasa hari tasu’a, sunnah karena Allah ta’ala.

3. Menyantuni Anak Yatim

Menyantuni anak yatim memang tak perlu menunggu bulan Muharram.

Namun bila dilakukan di hari Asyuro (10 Muharam), maka Allah akan mengangkat derajatnya.

“Siapa yang mengusapkan tangannya pada kepala anak yatim, di hari Asyuro’ (tanggal 10 Muharram), maka Allah akan mengangkat derajatnya, dengan setiap helai rambut yang diusap satu derajat.”

“Saya dan orang yang menanggung hidup anak yatim seperti dua jari ini ketika di surga.” Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah, dan beliau memisahkannya sedikit.” (HR. Bukhari no. 5304). (*)

*Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Daftar Amalan Sunnah Bulan Muharram 1440 Hijriyah, Sambut Tahun Baru Islam 2018

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help